TribunJateng/
Home »

Jawa

Kata 'Tole' dan 'Nduk' dalam Bahasa Jawa Ternyata Berawal dari Istilah Ini

Panggilan 'tole' juga biasa diserukan oleh orang tua kepada anak-anak kecil, meskipun tidak ada hubungan darah.

Kata 'Tole' dan 'Nduk' dalam Bahasa Jawa Ternyata Berawal dari Istilah Ini
ISTIMEWA
Wira Negara, jebolan Stand Up Comedy Indonesia (SUCI 5), saat ditemui Tribunjateng.com pafa Minggu (7/1/2018), di ruang fitnes, Gedung Telkom, Jalan Pahlawan Nomor 10, Semarang, Jawa Tengah. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Wilujeng Puspita Dewi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Tole adalah panggilan untuk seorang laki-laki yang lebih muda dalam bahasa Jawa.

Panggilan 'tole' juga  biasa diserukan oleh orang tua kepada anak-anak kecil, meskipun tidak ada hubungan darah.

Dalam bahasa sunda, tole dikenal sebagai sebutan ujang.

Wira Nagara, jebolan Stand Up Comedy Indonesia-Kompas TV musim 5 (SUCI 5), menuturkan bahwa semasa kecil, pria yang dibesarkan di Banjarnegara, Jawa Tengah ini kerap dipanggil 'tole'.

"Dulu, saya sering dipanggil 'tole' oleh keluarga maupun tetangga. Saya ini sewaktu kecil suka bertanya-tanya pada ibu, termasuk tentang panggilan Tole," tutur Wira saat ditemui Tribunjateng.com, di ruang fitnes Gedung Telkom Indonesia, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (7/1/2017).

"Tole memang panggilan yang ditujukan pada anak laki-laki atau laki-laki yang berusia lebih muda dari si pemanggil," sambungnya.

Baca: Persatuan Artis Film Indonesia Gelar Lomba Baca Puisi dan Akting. Catat Waktu dan Tempatnya

Wira melanjutkan panggilan 'tole' ini memiliki filosofi. 'Tol' diambil dari nama kelamin pria, si Mr K, sedangkan 'Le' memiliki arti 'anak'.

Dengan demikian, 'Tol-Le' berarti anak yang memiliki Mr K.

Tidak hanya itu, kepada Tribunjateng.com, komedian yang terkenal puitis tersebut menuturkan bahwa panggilan 'nduk' bagi anak perempuan Jawa juga memiliki arti.

"Kalau tole diambil dari nama kelamin pria si Mr K, sedangkan untuk panggilan 'Nduk' ini diambil dari kata blendukan, yang artinya rahim," ungkapnya.(*)

Penulis: Wilujeng Puspita Dewi
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help