Pilgub Jateng

Hendi Targetkan Pasangan Ganjar-Yasin Menang Mutlak di Kota Semarang

DPP PDIP telah menunjuk Ganjar Pranowo dan Taj Yasin sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah

Hendi Targetkan Pasangan Ganjar-Yasin Menang Mutlak di Kota Semarang
tribunjateng/dok
Paslon Ganjar Yasin akan mendaftar ke KPU Jateng 9 Januari 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - DPP PDIP telah menunjuk Ganjar Pranowo dan Taj Yasin sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah pada Pemilihan yang akan digelar pada Juni 2018 nanti.

Atas keputusan tersebut, Ketua DPC PDIP Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyatakan, siap untuk memenangkan pasangan tersebut. Ia menargetkan pasangan Ganjar-Yasin bisa menang mutlak di Kota Semarang.

"Jika hanya ada dua pasang calon head to head, kami berani memastikan akan menang dengan perolehan suara diatas 50 persen," kata Hendi, sapaannya, Senin (8/1/2018).

Jika nantinya akan muncul tiga pasang calon, kata Hendi, pihaknya tetap optimis pasangan Ganjar-Yasin tetap menang mutlak di Kota Semarang. Meski prosentase di bawah 50 persen.

"Kami sudah atur dengan teman-teman di struktural bagaimana strategi pemenangan. Paling tidak, di Semarang
pasangan Ganjar dan Gus Yasin harus bisa menang," jelasnya.

Saat ini, pihaknya sedang memetakan potensi kantong suara di tingkat Kecamatan yang bisa mendulang perolehan suara Ganjar-Yasin. Sehingga, potensi tersebut bisa dimaksimalkan untuk memenangkan pasangan yang diusung PDIP, Demokrat dan PPP itu.

Terlepas dari pemenangan Ganjar-Yasin, menurut Hendi, dipilihnya Taj Yasin, anak dari ulama kharismatik KH Maimoen Zubair menjadi calon Wakil Gubernur mendampingi Ganjar Pranowo, untuk menangkal isu SARA selama gelaran Pilgub Jateng 2018 bergulir nanti.

Isu SARA ini, selama ini menjadi buah bibir di beberapa tokoh politik di Jawa Tengah yang diduga akan digunakan salah satu tim sukses pasangan calon untuk menyerang salah satu calon lainnya selama gelaran Pilgub Jateng.

"Dipilihnya Gus Yasin itu untuk menetralisir konflik SARA yang mungkin akan dipakai strategi lawan," tegas Wali Kota Semarang itu.

Ia berpesan, agar warga Kota Semarang mengikuti gelaran Pilgub Jateng dan menjaga keamanan agar tetap kondusif.

"Mungkin ada yang akan pilih si A, si B, silakan saja. Tapi jangan sampai momen Pilgub ini justru jangan sampai menjadi tempat untuk bisa memecah belah kekompakan warga Semarang," pesannya. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help