TribunJateng/

Listrik Padam, Stok Kebutuhan Pokok Menipis, Begini Nasib Warga yang Terisolasi Karena Longsor

Pergerakan tanah di dusun Pramen Desa Bantar Kecamatan Wanayasa bukan hanya melahirkan duka bagi warga di wilayah itu.

Listrik Padam, Stok Kebutuhan Pokok Menipis, Begini Nasib Warga yang Terisolasi Karena Longsor
khoirul muzaky
Jalan kabupaten di desa Bantar Wanayasa putus total akibat longsor 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Pergerakan tanah di dusun Pramen Desa Bantar Kecamatan Wanayasa bukan hanya melahirkan duka bagi warga di wilayah itu. Warga desa tetangga, Desa Suwidak bernasib tak kalah menyedihkan.

Pasalnya, jalan kabupaten terdampak longsor di dusun Pramen adalah akses satu-satunya bagi warga di tujuh dusun Desa Suwidak menuju desa lain, serta kecamatan dan pusat kabupaten Banjarnegara.

Kepala Desa Suwidak Arif Santosa mengatakan, warga satu desa sebanyak 625 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 2200 jiwa di 14 Rt dan 7 dusun Desa Suwidak kini terisolasi karena jalan putus.

Tidak ada jalur alternatif yang menghubungkan desa itu dengan desa lain. Sementara jalan utama yang putus sudah tidak bisa diperbaiki lagi, atau dibangun jalan darurat. Selain kondisi tanah yang masih bergerak, titik jalan longsor tepat di tanjakan yang rawan.

"Tidak ada jalan alternatif. Warga masih tertahan di desa, gak bisa kemana-mana,"katanya,

Sudah sehari satu malam warga Desa Suwidak tertahan di rumah masing-masing karena tak bisa mengakses keluar desa. Warga pun terancam kehabisan stok kebutuhan pokok karena tak ada suplai dari luar.

Menurut Arif, warga bahkan kesulitan untuk sekadar mencari rokok di warung. Stok rokok telah habis dibeli warga. Demikian halnya kebutuhan lain yang kian menipis. Stok bahan bakar baik bensin maupun solar di sejumlah warung juga telah habis.

Sementara pemilik warung tak bisa kulak kebutuhan warga ke pasar karena jalan putus. Sales dari luar pun tak bisa mengakses desa itu karena masalah sama. Kondisi ini diperparah dengan listrik mati hingga yang semakin membuat warga bersedih. PT PLN terpaksa memutus jaringan listrik di Desa Suwidak dan Dusun Sikenong Bantar karena terdampak longsor.

"Persediaan kebutuhan masak warga mungkin masih ada sampai 3 atau 4 hari ke depan. Namun selanjutnya mereka akan kehabisan persediaan jika tidak ada suplai dari luar,"katanya

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help