TribunJateng/

Pemkot Semarang Kerjakan 3.323 Proyek Selama 2017

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, secara resmi meresmikan seluruh proyek pekerjaan yang dilakukan organisasi perangkat daerah (OPD) selama 2017

Pemkot Semarang Kerjakan 3.323 Proyek Selama 2017
m zaenal arifin
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengoperasikan ekskavator sebagai tanda groundbreaking penataan Kawasan Kota Lama Semarang, Senin (8/1/2018). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelontor anggaran Rp 156 miliar untuk penataan kawasan tersebut. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, secara resmi meresmikan seluruh proyek pekerjaan yang dilakukan organisasi perangkat daerah (OPD) selama 2017.

Peresmian dilakukan secara simbolis di Taman Srigunting Kota Lama Semarang, Senin (8/1/2018).

Dalam laporannya, Sekda Kota Semarang, Adi Tri Hananto mengatakan, peresmian seluruh pekerjaan OPD selama 2017 itu merupakan wujud transparansi sekaligus bentuk pertanggungjawaban Pemkot Semarang kepada masyarakat.

"Dalam peresmian ini, kita semua bisa menyaksikan seluruh pekerjaan yang dilakukan selama 2017 melalui tayangan video dan foto-foto yang ditampilkan di layar," kata Adi.

Lebih jauh ia memaparkan, Pemkot Semarang telah mengalokasikan 32,42% untuk belanja tidak langsung dari total APBD Kota Semarang Rp 4,75 triliun dan 67,58% untuk belanja langsung.

Dari jumlah tersebut, lanjutnya, Pemkot Semarang menjalankan 485 program dengan 3.323 kegiatan yang dikerjakan selama 2017.

"Untuk realisasi tahun 2017 sebesar Rp 4,19 triliun rupiah atau terserap 88,21% yang terpakai untuk belanja tidak langsung Rp 1,39 triliun dan belanja langsung Rp 2,80 triliun," jelasnya.

Dari total anggaran tersebut, berbagai kegiatan pembangunan fisik maupun non fisik dari wilayah pinggiran sampai dengan pusat perkotaan telah dilaksanakan.

Untuk pembangunan fisik, diantaranya pembangunan gedung IBS ICU Terpadu RSUD KRMT Wongsonegoro, pembangunan kawasan Pasar Johar, pembangunan Pasar UMKM di Srondol, Waru, dan Klithikan, pembangunan Sirkuit di Jatisari-Mijen.

Kemudian, pembangunan Gor Tri Lomba Juang, Penataan Kali Semarang (Pasar Kembang), Pembangunan taman dan jalur bunga, Pembangunan lapangan olah raga di Kecamatan, dan Peningkatan Jalan di Madukoro, dan lainnya.

"Sedangkan untuk kegiatan non fisik yang telah dilaksanakan selama tahun 2017 antara lain kegiatan pelatihan untuk peningkatan kapasitas sumber daya aparatur pemerintah, berbagai kegiatan pelatihan keterampilan bagi masyarakat, bantuan kredit Wibawa bagi UMKM, dan Program Universal Health Coverage (UHC)," paparnya.

Pemerintah Kota Semarang juga melakukan pembangunan dan rehabilitasi Gedung Oudetrap. Rehabilitasi tersebut dalam rangka upaya Pemerintah Kota Semarang untuk merevitalisasi Kawasan Kota Lama.

"Diharapkan, hal itu dapat mengembangkan pariwisata Kota Semarang sehingga perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kota Semarang dapat meningkat," harapnya. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help