TribunJateng/
Home »

Solo

Pemkot Solo Beri Santunan Pekerja Honorer Pemkot yang Masuk Masa Pensiun Ini

Pemkot Solo memberikan santunan kepada 1 tenaga honorer di lingkungan Pemkot Solo yang telah memasuki masa pensiun.

Pemkot Solo Beri Santunan Pekerja Honorer Pemkot yang Masuk Masa Pensiun Ini
Akbar Hari Mukti
Tukiyo menerima pesangon dari Pemkot Solo, Senin (8/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemkot Solo memberikan santunan kepada 1 tenaga honorer di lingkungan Pemkot Solo yang telah memasuki masa pensiun.

Tali asih berupa santunan uang ini diberikan Pemkot kepada Tukiyo ini diberikan karena Tukiyo memasuki masa pensiun dan dianggap telah berjasa kepada Pemkot Solo.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyatakan, pemberian santunan ini dilakukan karena Tukiyo ini telah bekerja puluhan tahun bagi Pemkot Solo, tetapi tak dapat diangkat menjadi PNS karena sejumlah hal.

"Kami memberi kepedulian terhadap pekerja yang sudah mengabdikan diri bagi Pemkot, tetapi kemudian tak bisa diangkat sebagai pns. Tali asih ini sebagai kepedulian kami," paparnya.

Wali Kota Rudy memaparkan santunan yang diberikan kepada Tukiyo ini yakni sejumlah Rp 27.684.000.

Menurut Rudy, santunan yang diberikan kepada Tukiyo tak melanggar Undang-Undang.

"Kita juga sudah ada UU Ketenagakerjaan. Dan ini ada juga PP No. 31 tahun 1954. Ini salah satu bentuk kepedulian Pemerintah, dan dalam hal ini memang diperbolehkan," ungkap Rudy.

Lebih jauh ia menuturkan bila saat ini terdapat 509 tkpk yang tersebar di wilayah Pemkot Solo.

Adapun, Tukiyo yang bekerja di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Solo, menjelaskan dirinya senang dengan tali asih yang bakal didapatkannya dari Pemkot Solo.

Dirinya yang telah bekerja selama 30 tahun di dinas tersebut memaparkan bila sampai akhir masa kerjanya tak dapat diangkat sebagai PNS.

"Tugas saya di bidang penagihan. Sampai akhir tak bisa diangkat jadi PNS karena dulu saat ada pengangkatan pada 2008 umur saya kelebihan seminggu. Maksimal usia waktu itu 46 tahun yang bisa masuk," jelasnya.

Ia menjelaskan sudah sejak 1987 bekerja di dinas tersebut. Untuk masalah honor, hingga sekarang dirinya mengaku mendapat Rp 2.100.000 per bulan.

"Dulu awalnya Rp 25 ribu per bulan saar awal saya kerja. Tak apa-apa saya ikhlas kerja di Pemkot Solo," ungkap Tukiyo. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help