Proses Belajar Mengajar di SD Leyangan Kabupaten Semarang Terhambat Karena Lumpur

Akibatnya, pada Senin (8/1/2018) pagi, ratusan siswa mengadakan kerja bakti membersihkan ruang kelas.

Proses Belajar Mengajar di SD Leyangan Kabupaten Semarang Terhambat Karena Lumpur
ISTIMEWA
Para siswa SD Negeri 1 Leyangan dibantu oleh guru bersama-sama membersihkan sekolah dari lumpur menggunakan peralatan kebersihan pada Senin (8/1/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Amanda Rizqyana

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN- Hujan deras mengakibatkan SD Negeri Leyangan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang terendam air hingga lima puluh centimeter, Minggu (7/1/2018).

Akibatnya, pada Senin (8/1/2018) pagi, ratusan siswa mengadakan kerja bakti membersihkan ruang kelas.

Mereka yang biasanya mengadakan upacara dilanjutkan materi dari guru, mereka harus berbecek-becek di antara genangan air dan lumpur baik di dalam maupun di luar kelas.

Para siswa dibantu oleh guru membersihkan kelas menggunakan alat kebersihan. Jam pelajaran dimulai selepas pukul 9.00 WIB.

Kolis, Kepala SD Negeri Leyangan menuturkan, hujan deras sehari sebelumnya memang mengakibatkan kebanjiran di dalam ruang kelas.

Namun ia masih bersyukur karena buku dan rapor yang dimiliki tak turut terkena akibat kejadian ini.

Kolis menambahkan, sekolah yang ia pimpin sudah menjadi langganan banjir bila terjadi hujan deras dalam tempo satu jam.

"Kami sudah sering terkena banjir," tuturnya pada Senin (8/1/2018) pagi.

Baca: Banyak Kasus Kematian Ibu dan Bayi saat Proses Melahirkan, Ternyata Disebabkan Faktor Ini

Halaman
12
Penulis: amanda rizqyana
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help