Simposium Kanker Bakal Digelar, Hadirkan 6 Ahli Onkologi Dunia

Himpunan Dokter Penyakit Dalam Ahli Kanker (Perhompedin) Cabang Semarang pada Januari 2018 ini bakal menggelar simposium

Simposium Kanker Bakal Digelar, Hadirkan 6 Ahli Onkologi Dunia
deni setiawan
Simposium Kanker 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Himpunan Dokter Penyakit Dalam Ahli Kanker (Perhompedin) Cabang Semarang pada Januari 2018 ini bakal menggelar simposium berskala internasional yang membedah tentang bidang onkologi atau kanker.

Simposium Semarang Hematology Medical-Oncology Updates: From Beginner to Advanced, in Conjunction with Update on Management of B Cell Malignancy tersebut digelar selama tiga hari mulai 19 hingga 21 Januari 2018 di Hotel Gumaya Jalan Gajah Mada Kota Semarang.

Ketua Perhompedin Cabang Semarang Prof dr C Suharti memaparkan gambaran kegiatan simposium berskala internasional yang bakal digelarnya pada 19-21 Januari 2018 mendatang, di ruang kerjanya di Ruang KSM Penyakit Dalam Gedung Cendrawasih RSUP dr Kariadi Semarang, Senin (8/1/2018).
Ketua Perhompedin Cabang Semarang Prof dr C Suharti memaparkan gambaran kegiatan simposium berskala internasional yang bakal digelarnya pada 19-21 Januari 2018 mendatang, di ruang kerjanya di Ruang KSM Penyakit Dalam Gedung Cendrawasih RSUP dr Kariadi Semarang, Senin (8/1/2018). (deni setiawan)

dr Eko Adhi Pangarsa, panitia simposium itu menuturkan, kegiatan tersebut dibagi menjadi dua yakni seminar dan workshop. Adapun tujuannya adalah peserta diharapkan dapat menimba serta menambah ilmu khususnya berkaitan pada kompetensi dokter dalam penanganan kasus kanker.

"Sehingga dapat meningkat pula kualitas penatalaksanaan penderita kanker di Indonesia. Karena itu pula, melalui kegiatan ini kami mengundang serta mengajak para dokter umum, dokter penyakit dalam, hingga dokter penyakit hemato-onkologi bisa mengikutinya," kata dr Eko.

Melalui Tribunjateng.com, Senin (8/1/2018) di Ruang KSM Penyakit Dalam Gedung Cendrawasih RSUP dr Kariadi Semarang, dia menginformasikan bakal ada 6 ahli onkologi dunia yang dihadirkan sebagai narasumber utama dalam dalam kegiatan tersebut.

Simposium Kanker
Simposium Kanker (deni setiawan)

Dia merinci, seperti Prof Shinichiro Okamoto (Keio University Tokyo Jepang), Tan Soo Yong (National University Singapura), Daryl Tan (Raffles Hospital Singapura), Liu Te Chih (National University Cancer Institute Singapura), Silvia Mantoto (St Bartholomew Hospital London Inggris), dan Huilai Zhang (Tianjin Medical University China).

"Untuk mengikuti simposium selama tiga hari itu, peserta hanya dikenai biaya Rp 1 juta untuk peserta general practitioner (GP) , Rp 1,6 juta peserta internal medicine (Sp.PD), dan Rp 2 juta peserta consultant (KHOM). Informasi lebih lanjut untuk pendaftaran bisa hubungi dr Probo di nomor 085642309931," jelasnya.

Ketua Perhompedin Cabang Semarang Prof dr C Suharti berharap, para dokter dapat semakin meningkatkan kemampuan serta keterampilan klinik dalam membangun diagnosis maupun managemen penyakit kanker di Indonesia. Hal itu penting karena seiring meningkatnya kasus di bidang onkologi tersebut.

"Diperlukan diagnosis serta penanganan yang lebih maju dan komprehensif. Peningkatan pengetahuan mengenai pencegahan, hingga diagnosis dan manajemen terbaru dalam peningkatan kualitas tatalaksana kanker, bakal dibeberkan di kegiatan tersebut. Sehingga ke depan semakin baik lagi dalam pemberian layanan bidang onkologi itu," ucapnya.

Dan lanjutnya, dari keenam pakar dunia bidang onkologi itu pula, bakal mengupas tuntas mengenai kanker prostat, payudara, paru, usus, hingga yang mendalam lainnya. Sekadar informasi tambahan, kanker merupakan penyakit mematikan yang biasanya baru diketahui penderita saat sudah masuk stadium lanjut.

"Tidak dimungkiri pula biaya pengobatan kanker dapat menjadi beban ekonomi. Karena pengobatan yang suliy dan berbiaya mahal itu sehingga diperlukan keahlian secara optimal dalam penanganannya. Apa saja itu, akan kami beberkan selama kegiatan," terangnya. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help