Tahun 2018, Komoditas Minyak dan Batubara Siap Alami Peningkatan Pada Bursa Saham

Memasuki awal tahun 2018 perkembangan saham di Provinsi Jawa Tengah terus mengalami peningkatan.

Tahun 2018, Komoditas Minyak dan Batubara Siap Alami Peningkatan Pada Bursa Saham
tribunjateng/m zaenal arifin
Pegawai BEI Perwakilan Semarang menjaga stand saat pameran di Mal Ciputra Semarang, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alexander Devanda Wisnu P

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Memasuki awal tahun 2018 perkembangan saham di Provinsi Jawa Tengah terus mengalami peningkatan. Sebab memasuki tahun politik gejolak ekonomi terjadi sehingga saham akan tumbuh positif.

Kepala Cabang Danareksa Sekuritas Semarang Rendhi Bramantha menuturkan jika banyak orang khususnya masyarakat yang sadar terhadap investasi. Sehingga perkembangan angka kepemilikan saham mengalami peningkatan terlebih lagi memasuki tahun politik.

"Kepemilikan saham terus meningkat signifikan dan saat ini masyarakat sudah pandai menata keuangan. Mereka sekarang cenderung memilih perusahaan dengan profit menjanjikan," ujarnya Senin (8/1/2018).

Sementara itu, untuk saham yang mempunyai potensi menguat yakni beberapa komoditas seperti perusahaan minyak dan batubara terlihat memiliki prospek cukup bagus serta menjanjikan.

Komoditas minyak dan batubara kini memang sedang berkembang, hal tersebut menyebabkan harga tiap lembar saham terus meroket dan menjanjikan jika sewaktu-waktu dijual kembali.

"Untuk indeks mining as per hari ini dari awal bulan 2018 sudah naik 3,7 persen padahal minyak baru di sekitaran US 60-61 dollar perkiraan target tahun ini sampai US 80 dollar. Ini merupakan peluang bagus untuk membeli saham komoditas," tambahnya.

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Semarang Fanny Rifqi menjelaskan, menghadapi tahun politik saham akan berkembang pesat. Hal ini dikarenakan politik yang bergejolak menyebabkan geliat ekonomi akan menguat.

Selain itu, nanti euforia masyarakat menyambut pemimpin baru diharapkan membuat masyarakat khususnya Jateng untuk berinvestasi dengan banyak membeli lembar saham.

"Tahun politik merupakan momentum yang bagus untuk berinvestasi melalui sektor saham, sebab nanti siapa yang jeli melakukan trading dengan baik akan meraup banyak keuntungan," tuturnya.

Sementara dalam perkembangan saham di Kota Semarang terus alami peningkatan, khususnya kaum muda generasi milenial yang melek akan investasi dan ingin belajar bagaimana cara mengelola saham dengan baik.

"Untuk pertumbuhan investor di Semarang juga cukup menggembirakan, sebab terus mengalami peningkatan yang signifikan mencapai 15 sampai 20 persen dari 13 ribu investor menjadi 15 ribu investor yang aktif melakukan jual beli saham," pungkasnya. (*)

Penulis: Alexander Devanda Wisnu P
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved