Punya Mr P Bengkok? Jangan-jangan Menderita Penyakit, Begini Penjelasan Dokter

Mr P bengkok saat ereksi merupakan hal agak lumrah, mengingat bentuk Mr P setiap pria bervariasi.

Punya Mr P Bengkok? Jangan-jangan Menderita Penyakit, Begini Penjelasan Dokter
ISTIMEWA
Mr P bengkok saat ereksi merupakan hal agak lumrah, mengingat bentuk Mr P setiap pria bervariasi. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Wilujeng Puspita Dewi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mr P bengkok saat ereksi merupakan hal agak lumrah, mengingat bentuk Mr P setiap pria bervariasi.

Namun Mr P bengkok dapat pula menjadi pertanda bahwa lelaki tersebut menderita penyakit Peyronie Disease.

Dokter RS Telogorejo, dr Andi Sugiarto SpRM FIAS, menuturkan bahwa Peyronie Disease, ditandai dengan adanya jaringan ikat pada Mr P yang mengeras dan tidak elastis, sehingga pada waktu ereksi, jaringan tersebut tidak ikut memanjang, serta ada bagian yang menghambat pemanjangan Mr P saat ereksi.

"Hal ini disebabkan oleh trauma fisik atau benturan keras pada Mr P sehingga menyebabkan peradangan dan pendarahan lokal di dalam jaringan Mr P," tutur dr Andi kepada Tribunjateng.com, saat ditemui di RS Telogorejo, Jalan KH Ahmad Dahlan, Simpanglima, Semarang, Jawa Tengah. Selasa (9/1/2018).

Dokter RS Telogorejo, dr Andi Sugiarto SpRM FIAS,
Dokter RS Telogorejo, dr Andi Sugiarto SpRM FIAS, (TRIBUN JATENG/WILUJENG PUSPITA)

Penyakit Peyronie Disease, tidak muncul tiba-tiba. Gejala awal dimulai dengan munculnya bagian atau daerah yang mengeras pada Mr P, diluar ereksi. Kemudian, semakin lama bagian tersebut semakin keras.

"Pada tahap awal, daerah yang mengeras tersebut tidak mengganggu ereksi. Ereksi juga masih normal, dan belum melengkung. Namun lama-lama, Mr P akan membengkok saat ereksi serta menimbulkan nyeri," ungkap dokter Andi.

Tentu hal tersebut mengganggu keharmonisan hubungan seksual karena rasa nyeri yang diderita.

Selain itu, Mr P akan sulit memasuki vagina karena bentuknya yang semakin melengkung bila tidak segera ditangani.

"Penyakit ini bisa diobati dengan menyuntik bagian yang keras dengan obat tertentu, dokter akan memeriksa dulu. Bila perlu, bisa diberikan alat untuk meluruskan Mr P, yang disebut MED. Dalam beberapa bulan, Mr P akan bertambah lurus dan ukurannya juga bisa memanjang dan membesar kembali. Bila perlu, juga dapat dilakukan bedah koreksi untuk meluruskan Mr P lagi," ungkapnya.

Penulis: Wilujeng Puspita Dewi
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help