Saksikan Pengukuhan Ratusan Pengurus RT-RW, Begini Pesan Plt Wali Kota Tegal Nursholeh

Program lain adalah betonisasi gang dan pemasangan lampu LED serta rehabilitasi 3.000 Rumah Tidak Layak Huni (RLTH).

Saksikan Pengukuhan Ratusan Pengurus RT-RW, Begini Pesan Plt Wali Kota Tegal Nursholeh
IST
Plt Wali Kota Tegal Nursholeh memberikan surat pengukuhan RT-RW kepada perwakilan pengurus terpilih 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Plt Wali Kota Tegal HM Nursholeh menghadiri pengukuhan kepengurusan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) se-Kecamatan Margadana dan Tegal Barat.

Acara ini diawali pembacaan kata-kata pengukuhan oleh Camat Tegal Barat dan Margadana.

Kemudian dilanjutkan pemberian SK Lurah tentang Penetapan Pengurus RT-RW dari Plt Wali Kota Tegal kepada perwakilan masing-masing kecamatan.

Dalam pidatonya usai pengukuhan, Kang Nursholeh meminta pengurus RT-RW yang baru agar mampu memberi pelayanan yang tanggung jawab dan suka cita kepada warga.

Menurutnya, melayani masyarakat juga harus ramah.

"Jangan sampai ketika melayani masyarakat malah prengat-prengut. Pelayanan juga harus ditingkatkan, jangan sampai ada komplain dari warga soal pelayanan,” tegasnya.

Bagi warga yang ingin mengurus keperluan perizinan dapat melalui kecamatan.

Tidak perlu sampai ke Balai Kota karena sekarang ini di kecamatan masing-masing sudah disediakan layanan perizinan.

Tak hanya meminta pengurus RT-RW terpilih memberi pelayanan yang ramah dan baik, Nursholeh juga menginformasikan berbagai program yang menjadi skala proritas Pemerintah Kota Tegal pada tahun 2018 ini.

Di antaranya wajib bisa baca Alquran bagi anak muslim usia SD.

Program lain adalah betonisasi gang dan pemasangan lampu LED serta rehabilitasi 3.000 Rumah Tidak Layak Huni (RLTH).

Bagi masyarakat yang belum terlindungi program BPJS dari pemerintah pusat, biaya pengobatannya akan ditanggung Pemerintah Kota Tegal.

“Asalkan warga tersebut benar-benar tidak mampu yang dibuktikan dengan adanya Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM),” ucap Plt Wali Kota.

Menurut Nursholeh sesuai arahan pemerintah pusat, Pemkot Tegal akan mempermudah investor dalam menanamkan investasi di Kota Bahari.

“Perusahaan apa pun tidak akan dipersulit asalkan persentase tenaga kerjanya diproritaskan bagi warga Kota Tegal,” tandas Nursholeh.

Tak berhenti di situ, Plt Wali Kota Tegal juga mengajak ibu-ibu yang belum mempunyai keahlian dan keterampilan mengikuti berbagai program pelatihan yang akan diselenggarakan PKK.

Kang Nursholeh menganggap dengan berpartisipasi, ibu-ibu mampu memiliki ketrampilan yang bernilai ekonomis.

“Ini penting karena dapat membantu perekonomian keluarga. Jadi tidak hanya bergantung kepada suami,” tuturnya. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help