TribunJateng/

Admin Komunitas Parenting Berbagi Ilmu Supaya Anak Menguasai Banyak Kosakata dan Bertutur Sopan

Sayangnya, tidak semua kosakata yang didapatkan si kecil, layak untuk diucapkan oleh anak seusianya.

Admin Komunitas Parenting Berbagi Ilmu Supaya Anak Menguasai Banyak Kosakata dan Bertutur Sopan
TRIBUN JATENG/WILUJENG PUSPITA DEWI
Chandra Dewi, Admin Komunitas Parenting "Eping" Semarang bersama kedua anaknya yang bernama Celyn dan Lio saat ditemui Tribunjateng.com di Resto Pullens, Jalan Singosari, Pleburan, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Wilujeng Puspita Dewi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Lingkungan terkadang memberikan banyak kosakata kepada si kecil.

Bagi si kecil yang masih berada dalam masa emas atau sekitar 0-6 tahun, otaknya jauh lebih mudah menyerap dan mengingat setiap hal baru yang ia dapatkan, satu di antaranya adalah kosakata.

Sayangnya, tidak semua kosakata yang didapatkan si kecil, layak untuk diucapkan oleh anak seusianya.

Menghindari hal tersebut, Chandra Dewi (32), admin Komunitas Parenting "Eping" Semarang, menyarankan kepada para orangtua supaya rajin membacakan dongeng, agar kosakata si kecil bertambah.

"Dongeng bermanfaat untuk meningkatkan imajinasi, daya ingat, kepekaan rasa, memperluas wawasan serta perkembangan otak anak. Namun di sisi lain, membacakan dongeng juga dapat menambah kosa kata baru. Setiap ada kosa kata asing dalam cerita, si kecil pasti akan bertanya, " ungkap Chandra kepada Tribunjateng.com, Rabu (10/1/2018).

Baca: Mahasiswa Undip Buat Karya Membuat Karya Serupa Dr Octopus di FIlm Spiderman

Saat mendongeng, tidak menutup kemungkinan sikecil juga akan mempertanyakan kosakata asing yang dia peroleh dari lingkungan luar.

"Apapun kosakata yang ditanyakan si kecil, kita harus menjawabnya. Dengan demikian, ia akan percaya bahwa orangtua adalah penerjemah yang baik," tutur pegawai Bank Swasta tersebut.

Kepercayaan tersebut akan membuat si kecil selalu bertanya setiap mendapat kosakata baru.

Dengan demikian, orangtua memiliki kesempatan untuk menjelaskan, memberi tahu, serta menyaringnya. Mana yang layak diucapkan dengan yang tidak layak.(*)

Penulis: Wilujeng Puspita Dewi
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help