Fiberstar Sebut Jateng Jadi Pasar Potensial Infrastruktur Digital

PT Mega Akses Persada (Fiberstar) berencana akan membangun jaringan fiber optik untuk mencapai impian tersebut.

Fiberstar Sebut Jateng Jadi Pasar Potensial Infrastruktur Digital
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah, Dadang Somantri ‚Äémembuka Forum Diskusi Peningktan Infrastruktur Digital Daerah Sebagai Sarana Peningkatan Ekonomi dan Citra Daerah, di Hotel Novotel, Rabu (10/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berawal dari kebutuhan jaringan infrastruktur digital untuk menuju smart city.

PT Mega Akses Persada (Fiberstar) berencana akan membangun jaringan fiber optik untuk mencapai impian tersebut.

Information and Policy Director Fiberstar, Thomas Dragono mengatakan, sedikitnya pihaknya sudah membangun jaringan fiber optik di Kota Semarang sepanjang 70 kilometer.

Warga masyarakat bisa menggunakan fiber optik yang tersedia, dan pihaknya akan terus mengembangkan ke kabupaten lainnya.

"Kami sudah merambah 78 kabupaten/kota di Indonesia. Sekitar 17 kabupaten/kota berada di Jawa Tengah dan rencananya akan terus kami tambah karena kami melihat Jateng ini pasar potensial," kata dia, disela-sela Forum Diskusi Peningktan Infrastruktur Digital Daerah Sebagai Sarana Peningkatan Ekonomi dan Citra Daerah, di Hotel Novotel, Rabu (10/1/2018).

Thomas menargetkan, pada 2018 ini akan mengembangkan jaringan fiber optik ke 45 kabupaten/kota lainnya di seluruh Indonesia.

Setiap masing-masing‎ kota memiliki nilai investasi berbeda, karena penghitungannya bukan hanya panjang kabel tetapi juga kontur geografis di daerah tersebut.

"Semakin banyak yang menggunakan jaringan ini, maka akan mendukung pertumbuhan infrastruktur digital‎. Saat ini, pengguna jaringan kami tumbuh dari 32 provider tahun 2016 menjadi 49 provider pada 2017," kata dia.

Forum diskusi tersebut dibuka Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah, Dadang Somantri dan dilanjutkan diskusi dari Direktorat Jendral Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Prof DR. Ahmad M.Ramli.

Ahmad Ramli mengungkapkan, infrastruktur digital dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

"Pengembangan ekonomi digital di Indonesia menjadi sangat penting bagi semua pihak. Maka kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah harus selalu kita jaga," katanya.

Dengan adanya forum diskusi ini, pihaknya berharap dapat menjembatani komunikasi dari semua pihak dan menyadari akan pentingnya adanya infrastruktur jaringan sebagai pondasi implementasi sebuah Smart City.

"Kemudahan konektifitas yang dapat dengan mudah diakses melalui area wifi publik, tentunya akan membawa dampak yang sangat besar bagi pergerakan ekonomi di daerah tersebut, yang tentunya akan membantu masyarakat memiliki kualitas hidup yang lebih baik," jelas dia.

Menurutnya, besar harapannya dengan hadirnya FiberStar dapat memberikan solusi untuk dapat membangun jaringan infrastruktur yang mumpuni.

Penulis: raka f pujangga
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help