Mahasiswa Undip Buat Karya Membuat Karya Serupa Dr Octopus di FIlm Spiderman

Berfungsi untuk membantu pengguna dalam menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan lebih dari dua tangan .

Mahasiswa Undip Buat Karya Membuat Karya Serupa Dr Octopus di FIlm Spiderman
ISTIMEWA
Dedy Mulianto dan Tanto Nugroho saat mempertunjukan karyanya. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mahasiswa Universitas Dipenogoro (Undip) Semarang berhasil menciptakan robot lengan tambahan.

Berfungsi untuk membantu pengguna dalam menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan lebih dari dua tangan seperti Dr Octopus dalam film spiderman.

Diberinama Robot Supernumerary Robotic Arms, karya teknologi tersebut dibuat oleh Dedy Mulianto dan Tanto Nugroho merupakan dua mahasiswa Fakultas Teknik Mesin Undip. Lama risetnya sekitar satu tahun.

Robot Supernumerary Robotic Arms terinspirasi dari film spiderman, Dr Octopus. Merupakan hasil tugas akhir mahasiswa teknik mesin. Tim ini dibimbing tiga dosen Teknik Mesin yaitu Mochammad Ariyanto, Munadi, dan Joga Dharma Setiawan.

"Dan baru Undip di Indonesia yang mengembangkan ini mas, sisanya Universitas top di dunia," akunya, Rabu (10/1/2018).

Dedy Mulianto dan Tanto Nugroho saat mempertunjukan karyanya.
Dedy Mulianto dan Tanto Nugroho saat mempertunjukan karyanya. (ISTIMEWA)

Baca: Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Unnes Bocorkan Cara Dua Program Studinya Dapat Akreditasi A

Robot ini bisa digunakan untuk aktivitas antara lain, membawa empat gelas, membuka pintu dengan bantuan lengan robot dimana kedua tangan manusia membawa laptop dan botol, kemudian membaca koran dengan lengan robot, serta mengebor dengan bantuan lengan robot atau kegiatan lain lain.

Dedy menjelaskan, untuk sistem kerjanya menggunakan sensor IMU (Inertial Measurement Unit) yang diletakkan di lengan (pergelangan tanga ) untuk mengontrol lengan robot. Flex sensor yang diletakkan di kelingking untuk mengontrol soft robotic gripper.

"Teknis kerjanya jika kita menggerakkan IMU sudut roll dan pitch maka lengan robot juga bergerak ke arah sudut roll dan pitch. Selain itu agar tangan kita tetap bisa bebas bergerak melakukan aktivitas lakukan lekukan flex sensor yang diletakkan di kelingking secara maksimal," imbuhnya.

Karena ini merupakan hasil riset generasi pertama jadi masih belum banyak, prestasinya salah sattunya, tampil di acara "Gayeng Bareng Gubernuer" di TVRI Jateng, membantu memotong pita Gubernur Jateng, Ganjar dalam acara Inovasi Jawa Tengah 2017 di Pekalongan.

Rencananya Robot Supernumerary Robotic Arms ini akan terus di sempurnakan hingga menjadi suatu produk untuk memperingan pekerjaan manusia yg dilakukan secara individu.

Adapun kendalanya selama proses pengerjaan adalah beberapa bagian pada robot ini (seperti mini pump aktuator soft robotic gripper) masih impor jadi harus menunggu dahulu ketika ingin menyempurnakan produk.

"Harapannya nanti riset ini diteruskan dan di kontrol langsung oleh otak manusia menggunakan sensor EEG," imbuhnya.(*)

Penulis: hermawan Endra
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help