Penggunaan Bright Gas di Jateng Naik 25 Persen

Penggunaan Bright Gas terus mengalami peningkatan, karena kini masyarakat lebih cenderung menggunakan tabung gas yang praktis serta awet

Penggunaan Bright Gas di Jateng Naik 25 Persen
tribunjateng/raka f pujangga
Ribuan Siswa SMKN 1 Bawen Ikuti Lomba Memasak Pakai Tabung Gas Bright 5,5Kg Disponsori Pertamina, Jumat (17/3/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penggunaan Bright Gas terus mengalami peningkatan, karena kini masyarakat lebih cenderung menggunakan tabung gas yang praktis serta awet dalam penggunaannya.

Hal tersebut berdampak pada sejumlah industri rumahan yang beralih dari gas melon ke bright gas.

Pejabat Sementara Unit Manager Communication and CSR Pertamina MOR IV Muslim Dharmawan mengatakan, pendistribusian bright gas di Jateng mencapai 47.000 tabung yang tersebar ke 35 Kabupaten/Kota.

"Kami terus melakukan berbagai upaya dalam mengedukasi untuk menggunakan bright gas, karena kini pasokan gas melon harus sesuai sasaran dan masyarakat yang mampu agar menggunakan Bright Gas," tuturnya Selasa (9/1/2018).

Sebenarnya Pertamina terus melakukan berbagai upaya agar masyarakat yang mampu beralih menggunakan bright gas, namun masih juga ada beberapa warga yang enggan menggunakan tabung berisi 5,5 kilogram tersebut.

Menurutnya pada Agustus 2017 Bright Gas naik signifikan mencapai 84 persen atau sekitar 29 ribu tabung terjual.

"Menurut data kami pada 11 Desember 2017, naik signifikan yakni naik 25 persen dibandingkan bulan lalu yang hanya berkisar 43 ribu tabung menjadi 47 ribu tabung," tuturnya

Ia mengungkapkan selama tahun baru pihaknya melihat terjadi peningkatan yang signifikan yakni mencapai 400 persen dibandingkan hari biasa.

"Selama satgas pada rentang waktu natal dan tahun baru peningkatan kebutuhan elpiji mencapai sekitar 15 ribu tabung," ungkapnya.

Menanggapi permasalahan perhotelan memakai gas 3 kg pihaknya sepenuhnya melimpahkan kepada Dinar Perindustrian dan Perdagangan serta pihak kepolisian.

"Kami hanya menyediakan sesuai apa yang telah disepakati oleh pemerintah. Menrut data kami, Selama setahun kira-kira kami over penyediaan tabung gas 3 kilogram mencapai 3 persen dari total yabg telah ditetapakan, ungkapnya.

Pihaknya menghimbau agar masyarakat yang mampu agar memakai Bright gas sebagai sarana untuk sehari-hari.

"Bright Gas telah kami sediakan banyak dan kami berharap agar gas 3 kg bisa tepat sasaran tidak dipakai oleh perhotelan maupun resto," pungkasnya

Penulis: Alexander Devanda Wisnu P
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help