WOW! Pemprov Jateng Siap Bangun Fiber Optik Mandiri Sepanjang 65 Kilometer

Satu di antaranya adalah infrastruktur digital, yang diharapkan pemerintah daerah mampu membangunnya secara mandiri.

WOW! Pemprov Jateng Siap Bangun Fiber Optik Mandiri Sepanjang 65 Kilometer
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan raya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan anggaran untuk mulai membangun infrastruktur digital pada 2018 ini.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jawa Tengah, Dadang Somantri, mengatakan, poin penting pembangunan daerah berada pada keunggulan infrastruktur yang memadai untuk menarik investasi.

Satu di antaranya adalah infrastruktur digital, yang diharapkan pemerintah daerah mampu membangunnya secara mandiri.

"Namun untuk membangun infrastruktur digital secara mandiri termasuk perawatannya, memang membutuhkan biaya yang cukup besar‎," kata dia, disela-sela Forum Diskusi Transformasi Digital Bersama Pemerintah Kota se-Jawa Tengah, di Novotel Semarang, Rabu (10/1/2017).

Baca: Ini Data Korban Meninggal dan Luka-Luka Akibat Kecelakaan Beruntun di Manyaran Semarang

Dadang menjelaskan, dukungan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk menjawab kebutuhan ‎tersebut memiliki peranan sangat penting.

‎Sehingga pada 2018 ini, pihaknya akan memulai segmen pertama membangun infrastruktur digital dengan menanam 65 kilometer fiber optik.

"Rencananya akan dilaksanakan dua tahun anggaran ‎sampai 2019, dengan total biaya mendekati Rp 18 miliar sampai Rp 19 miliar," katanya.

‎Dia menjelaskan, segmen pertama itu rencananya akan menghubungkan antar SKPD utama, lalu nanti akan dikembangkan ke UPT.

"Segmen pertama itu akan menghubungkan SKPD di antaranya bidang pengelolaan kepegawaian, perizinan investasi, dan kependudukan,"‎ kata dia.

Rencananya, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan proses lelang proyek tersebut yang telah dianggarkan melalui APBD 2018 sebesar Rp 2,9 miliar.

‎"Jadi pada 2020 mendatang, kami sudah tidak perlu lagi sewa jaringan fiber optik. Hanya mengeluarkan biaya untuk membayar bandwidt saja sehingga perhitungannya lebih murah," ujarnya.(*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help