Satpol PP Cantik Berkendaraan Motor Sport Siap Amankan Magelang

Satpol PP Cantik Berkendaraan Motor Sport Siap Amankan Magelang. Hal itu seperti terlihat di kantor KPU Magelang, Selasa (9/1).

Satpol PP Cantik Berkendaraan Motor Sport Siap Amankan Magelang
kompas.com
PATROLI - Sejumlah anggota Satpol PP perempuan di Kabupaten Magelang mengendarai motor sport dan trail berpatroli mengamankan aset-aset pemerintah di wilayah itu, Selasa (9/1). 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Anggota Satpol PP tidak selalu didominasi pria yang dikenal tegas dan kadang terkesan garang. Di Kabupaten Magelang, ada sejumlah anggota Satpol PP perempuan cantik, tetapi tetap berwibawa.

Yah, para pegawai di lingkungan Pemkab Magelang pastilah mungkin sudah tidak asing lagi dengan keberadaan mereka yang mulai awal 2018 ini sudah aktif untuk berdinas.

Mereka rutin berpatroli ke sejumlah aset pemda, seperti rumah dinas bupati, rumah dinas Ketua DPRD, kompleks perkantoran, hingga kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang sedang ramai menjelang Pilkada 2018.

Hal itu seperti terlihat di kantor KPU Magelang, Selasa (9/1). Dengan jumlah 10 orang, mereka mengendarai sepeda motor sport dan motor trail datang ke kantor yang ada di Jalan Soekarno-Hatta, Mungkid, itu.

Dengan senyum ramah, mereka tampak memeriksa dan mendatangi warga yang ada di sekitar komplek kantor tersebut, dan sempat berbincang singkat.

"Kami sedang berpatroli. Ini salah satu tugas kami sebagai anggota Satpol PP, ikut menjaga aset pemerintah dan keamanan lingkungan sekitar," ujar satu anggota Satpol PP perempuan itu, Galuh Ajeng Putri Pertiwi (26), di sela kegiatannya.

Galuh menuturkan, Satpol PP memang didominasi laki-laki, tetapi sejak pertengahan 2016, Satpol PP Kabupaten Magelang merekrut anggota honorer perempuan.

Galuh tertarik bergabung karena ia ingin menunjukkan bahwa perempuan pun bisa berperan menegakkan perda tanpa terkesan garang. "Meski perempuan, jangan terlihat lemah," ucap gadis asal Kecamatan Ngablak itu.

Monica Dwi Utami (21), anggota Satpol PP lain, berpendapat, semula dia tidak yakin dengan pekerjaan barunya di satuan itu. Tetapi, setelah menekuninya, ternyata ia menikmati tantangan baru tersebut.

"Awalnya bingung, ternyata asyik. Kami ingin mengubah stigma masyarakat yang telanjur menilai Satpol PP seram, tidak punya hati nurani seperti di TV. Karena penegakan perda itu ada prosesnya sebelum eksekusi," papar dia.

Kepala Satpol PP Kabupaten Magelang, Imam Bashori menjelaskan, pihaknya sudah merekrut anggota Satpol PP honorer, yaitu 10 perempuan dan 30 laki-laki. Anggota perempuan tidak hanya bertugas patroli, tetapi juga tugas lain sesuai dengan tupoksi mereka.

"Tugas anggota Satpol PP secara menyeluruh mereka juga dilibatkan. Tidak hanya patroli, tapi juga macam-macam mulai pengamanan, dan penegakan perda. Juga tidak hanya pas pilkada saja, tapi hari-hari biasa," terangnya, Rabu (10/1).

Imam menyatakan, perekrutan anggota perempuan sebagai upaya mengikis anggapan masyarakat tentang Satpol PP yang dikenal garang. Dengan adanya anggota perempuan, diharapkan pendekatan terhadap masyarakat jadi lebih humanis.

"Kami ingin sedikit mengikis anggapan masyarakat kalau Satpol PP itu sangar. Kami ingin lebih humanis, karena terkadang (masyarakat-Red) terpengaruh berita di TV," ucapnya.
Meski untuk perempuan, Imam berujar, perekrutan tetap memberlakukan seleksi ketat. Mereka harus lolos persyaratan administrasi, tes fisik, tertulis, wawancara, hingga memenuhi kriteria minimal tinggi/berat badan, bebas dari narkoba, dan sebagainya.

"Semua anggota perempuan yang lolos juga punya keahlian khusus, ada yang bela diri, tinju, karate, taekwondo, paskibra, informasi teknologi, termasuk bisa mengendarai motor besar (sport dan trail-Red)," ungkapnya. (kompas.com/Ika Fitriana)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help