KECELAKAAN LALULINTAS

Tabrakan Beruntun Libatkan 5 Kendaraan dan Dua Siswa SMP di Manyaran

Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Abdul Rahaman Saleh Semarang, Rabu (10/1) sore. Kecelakaan tersebut melibatkan satu truk tronton

Tabrakan Beruntun Libatkan 5 Kendaraan dan Dua Siswa SMP di Manyaran
tribunjateng/cetak/grafis ilham cahyo
Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Abdul Rahaman Saleh Semarang, Rabu (10/1) sore. Kecelakaan tersebut melibatkan satu truk tronton, satu mobil Lexus, tiga sepeda motor dan dua pejalan kaki. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Abdul Rahaman Saleh Semarang, Rabu (10/1) sore. Kecelakaan tersebut melibatkan satu truk tronton, satu mobil Lexus, tiga sepeda motor dan dua pejalan kaki.

Akibat laka tersebut, dua orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka-luka. Saat ini korban dan kendaraan sudah dievakuasi dan pengemudi truk ditahan Satlantas Polrestabes Semarang.

Kasubnit 1 Laka Lantas Polrestabes Semarang Ipda Sujid mengatakan kecelakaan diduga karena pengemudi truk tidak menguasai medan dan rem tidak berfungsi dengan baik.
"Truk tronton Nopol L 9976 0Q berjalan dari arah selatan diduga karena rem blong langsung nubruk kendaraan didepannya," katanya.

Baca: BREAKING NEWS, Truk Tronton Seruduk Warung Es Degan di Manyaran Tewaskan Tiga Orang

Kedua korban tewas yakni seorang penjual es degan di pinggir jalan bernama Sulistyowati (48), warga RT 10/RW 3, Kembangarum, Semarang Barat, dan Risda, siswa kelas 9 SMP 19 Semarang.

"Sopir truk sempat terjepit dan membutuhkan evakuasi selama satu jam untuk mengeluarkannya dari kendaraan," imbuh Sujid.

Warga tampak ramai memenuhi sekitar lokasi kejadian menyaksikan proses evakuasi.
Seorang saksi mata, Dwi Yulianto, terlihat masih bergetar hebat, matanya berkaca-kaca. Remaja 15 tahun itu masih syok melihat seorang dengan luka berat di kepala tertimpa material truk tronton yang menabrak empat kendaraan sekaligus di turunan Jalan Abdul Rahman Saleh tepatnya depan Swalayan Ramai, Manyaran, Semarang.

Menurut Dwi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.30. Waktu itu ia sedang menjaga toko Nurul Seluler yang berada persis di lokasi kejadian. "Yang saya lihat ada dua orang siswa SMP sepertinya, satu lagi beli es kelapa muda di warung depan, dan satunya sepertinya mau nyeberang," jelas Dwi sembari terbata-bata ketika ditanya Tribun Jateng.

Seketika dari arah selatan ia melihat sebuah truk beroda enam langsung menghujam mobil, beberapa motor dan dua orang pejalan kaki dan pembeli es degan. Truk tersebut membawa ratusan gulungan MMT.

Sementara itu,suasana duka menyelimuti keluarga Satam, suami Sulistyowati menjadi korban kecelakaan. Wanita yang sering disapa mbak lis itu tewas saat dirinya sedang melayani pelanggannya yang juga ikut menjadi korban dalam peristiwa itu.

Dani Aji Pamungkas, anak Sulistyowati mengatakan, saat itu ibunya baru saja bertukar menjaga warung dengan ayahnya. Saat itu ayah hendak menunaikan ibadah salat sedangkan ibunya baru saja habis melakukan ibadah salat.

Menurut Dana, saat kejadian truk tronton tersebut meluncur dari arah selatan dengan kencang setelah melewati turunan. "Truk tersebut sempat menabrak mobil warna hitam (Lexus), trus mengarah ke warung," terangnya

Ia mengatakan saat itu dirinya sempat tertimpa muatan dari truk tersebut, namun dirinya dapat menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam warung.

Seorang tetangga korban, Amini Murniati mengatakan, Sulistyowati merupakan wanita yang baik. "Dia orangnya ramah, baik ke semua orang. Dia sudah saya anggap adik saya sendiri," terangnya. (tribunjateng/cetak/val/dap)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help