TribunJateng/

Unik dan Kreatif, Pasangan Pengantin Ini Pakai Busana dan Dekorasi Pelaminannya dari Limbah

Momentum langka ini terjadi di sebuah dusun nan jauh dari kota, Dusun Mendingin Desa Gentansari Kecamatan Pagedongan Banjarnegara.

Unik dan Kreatif, Pasangan Pengantin Ini Pakai Busana dan Dekorasi Pelaminannya dari Limbah
ISTIMEWA
Pasangan mempelai Pawit Wahono dan Eni Rahmawati dari Desa Gentansari Pagedongan Banjarnegara memakai kostum berbahan limbah di pesta perkawinannya, tanggal 1 Januari 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA- Kostum berbahan limbah tentu sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Busana ini sudah biasa dikenakan model dalam even pameran atau peragaan busana.

Namun, bagaimana jika kostum berbahan limbah ini diaplikasikan dalam resepsi pernikahan. Tentu kesan yang timbul akan lain.

Momentum langka ini terjadi di sebuah dusun nan jauh dari kota, Dusun Mendingin Desa Gentansari Kecamatan Pagedongan Banjarnegara.

Baca: LUAR BIASA! Pengantin Bergaun Limbah Ditawari Paket Bulan Madu, Jawabannya Mengagetkan!

Pawit Wahono (28) dan Eni Rahmawati (21), mulanya tak berniat akan menghiasi pesta pernikahannya dengan limbah.

Pawit sempat resah menjelang masa perkawinannya, yang telah dilangsungkan beberapa waktu lalu.

Pasangan mempelai Pawit Wahono dan Eni Rahmawati dari Desa Gentansari Pagedongan Banjarnegara memakai kostum berbahan limbah di pesta perkawinannya, tanggal 1 Januari 2018.
Pasangan mempelai Pawit Wahono dan Eni Rahmawati dari Desa Gentansari Pagedongan Banjarnegara memakai kostum berbahan limbah di pesta perkawinannya, tanggal 1 Januari 2018. (ISTIMEWA)

Baca: WOW! Ini Rahasia Pipa Cangklong Produksi Ambarawa Bisa Menyeberang Hingga Mancanegara

Ia selalu dibayangi biaya resepsi yang mahal. Pawit harus mengeluarkan uang minimal Rp 8 hingga 10 juta untuk menyewa perlengkapan dekorasi perkawinan.

Namun tentu ia tak ingin pernikahannya tertunda karena masalah modal. Berawal dari persoalan tersebut, otaknya terpantik.

Halaman
1234
Penulis: khoirul muzaki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help