Asyik! Akses ke MAJT Kini Telah Tembus dari Jalan Jolotundo

Pasalnya, jalan tembus dari jalan tersebut sudah diresmikan dan terbuka untuk umum pada Jumat (12/1/2018).

Asyik! Akses ke MAJT Kini Telah Tembus dari Jalan Jolotundo
TRIBUN JATENG/M Nur Huda
Ketua DPP MAJT KH Noor Achmad, saat menandatangani batu prasasti sebagai penanda peresmian jalan tembus Jalan Jolotundo menuju komplek MAJT, Jumat (12/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Saat ini, jemaah dan pengunjung yang ingin ke komplek Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) dari arah Jalan Kartini melalui Jalan Jolotundo, sudah bisa lebih mudah.

Pasalnya, jalan tembus dari jalan tersebut sudah diresmikan dan terbuka untuk umum pada Jumat (12/1/2018).

Jalan tembus ini diresmikan langsung oleh Ketua DPP MAJT KH Noor Achmad, serta disaksikan oleh mantan Gubernur Jateng Bibit Waluyo, Ketua MUI Jateng KH Achmad Darodji, pengurus DPP MAJT, dan puluhan tamu undangan.

Keberadaan jalan tersebut akan bisa mengurangi kemacetan lalu lintas di jalan Gajah Raya, karena jemaah atau pengunjung MAJT yang datang atau pulang ke Jalan Kartini, bisa langsung lewat jalan ini.

"Ini adalah bagian dari upaya pengurus untuk memakmurkan masjid. Jalan itu menjadi akses bagi jemaah dari Jalan Kartini, Simpang lima dan lain lain," kata Noor Achmad.

Jalan tembus di sisi selatan masjid itu terbilang luas. Karena memiliki panjang 100 meter dengan lebar 15 meter. Di tengah badan jalan terdapat taman, dan di bahu jalan terdapat trotoar.

"Pembangunan jalan ini menghabiskan anggaran sekitar Rp 3 miliar. Dana itu semuanya berasal dari jemaah," katanya.

Sumbangan tersebut, lanjutnya, ada yang berupa uang dan ada yang berupa material dan lainnya. Semisal menyumbang tanah urug diambil dari proyek Hotel Tentrem (Jl Gajah Mada). Pihak pengelola mengapresiasi kepedulian masyarakat Kota Semarang dan umat Islam di Jateng.

"Alhamulillah, suport jemaah dan warga Semarang pada umumnya sangat luar biasa, " kata anggota DPR RI ini.

Adanya jalan baru ini, kata Noor Achmad, maka kini terdapat tiga akses jalan masuk dan keluar komplek masjid. Akses utama dari Jalan Gajah Raya, kemudian dari jalan Arteri Soekarno Hatta dan jalan Jolotundo.

"Mudah mudahan, jemaah terus bertambah dan Istiqomah," harap mantan Rektor Universitas Wahid Hasyim Semarang (Unwahas) ini.

Ia menambahkan, pihak pengelola MAJT selain membangun jalan tembus di Jalan Jolotundo, sebelumnya juga sudah melakukan perbaikan di berbagai sektor. Di antaranya pengecetan ruang utama masjid, mengganti karpet, memperbaiki payung elektrik di pelataran masjid, penggantian lampu, arena toko/ kios dan lain lain.

"Ini adalah upaya untuk memakmurkan masjid. Alhamdulillah, atas izin Allah dan dukungan umat Islam Jawa Tengah, semuanya bisa terlaksana," katanya.

Penulis: m nur huda
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help