Banyak Pegawai Titipan Pejabat, Hendi: Kalau Kerjanya Tidak Mendukung PDAM Ya Keluarin Saja!

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, meminta pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal untuk meningkatkan kinerjanya

Banyak Pegawai Titipan Pejabat, Hendi: Kalau Kerjanya Tidak Mendukung PDAM Ya Keluarin Saja!
istimewa
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menyerahkan bantuan mobil operasional kepada Cabang PDAM Tirta Moedal di Balai Kota Semarang, Jumat (12/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, meminta pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal untuk meningkatkan kinerjanya pada 2018 ini.

Hendi, sapaan Hendrar Prihadi, mengungkapkan jika banyak pegawai PDAM yang merupakan titipan. Meski demikian, ia meminta para pegawai bekerja profesional.

"Kita profesional saja. Meski titipan pejabat, anaknya siapa, adeknya siapa, kalau kerjanya tidak mendukung PDAM ya keluarin saja," kata Hendi usai penyerahan bantuan lima unit mobil operasional PDAM Tirta Moedal di Balai Kota Semarang, Jumat (12/1/2018).

Terlebih pada 2017 lalu, PDAM menjadi satu dari lima instansi di wilayah Pemkot Semarang yang paling banyak dikeluhkan masyarakat. Keluhan dan aduan yang disampaikan melalui layanan "Lapor Hendi" meliputi kondisi air yang sering tidak mengalir dan keruh.

"Saya selalu menyampaikan ke Direksi dan Cabang PDAM agar pelayanan masyarakat maksimal. Salah satunya kita siapkan sarana prasarana diantaranya mobil ink agar keluhan di 2018 ini semakin sedikit," ucapnya.

Peningkatan kinerja tersebut, lanjutnya, dibuktikan dengan adanya pengembangan PDAM meliputi usaha, pelayanan, hingga jumlah pelanggan. Hanya saja, manajemen pengelolaan juga harus dilakukan profesional. Jika tidak, justru akan membuat PDAM mengalami kerugian tiap tahunnya.

Sejauh ini, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu telah mampu menyetor keuntungan ke Kas Daerah (Kasda) sebagai pendapatan asli daerah. Dari dua tahun terakhir, keuntungan yang telah disetor mencapai Rp 9,5 miliar.

"Jangan berpikir keuntung dulu. Kalau kerjanya tidak profesional justru akan rugi. Karena itu saya minta Dirut mengolah organisasinya profesional san efisien. Cari pelanggan sebanyak-banyaknya," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Hendi menyerahkan bantuan lima unit mobil operasional jenis Toyota Avanza kepada lima cabang kantor PDAM Tirta Moedal. Mobil operasional tersebut menggantikan mobil operasional sebelumnya yang sudah berusia lanjut.

Kepala Cabang PDAM Semarang Barat, Yulianto Prabowo mengungkapkan, mobil operasional yang dipakai sebelumnya merupakan mobil lama keluaran 2005. Setelah 12 tahun pemakaian, dinilai kondisinya sudah tidak bisa mendukung kinerja.

"Adanya mobil baru ini, insyaallah kinerja semakin meningkat dan motivasi pegawai lebih tinggi. Sehingga ketika ada aduan apapun, penanganannya juga bisa lebih cepat," katanya.

Untuk pengembangan, PDAM akan mengikuti tujuan pembangunan milenium atau Millennium Development Goals (MDGs) yang sudah ditargetkan dengan diimbangi kualitas pelayanan. Diharapkan perkembangan PDAM semakin luas dan baik.

"Perencanaan itu sudah kami siapkan agar perkembangan semakin luas. Sehingga masyarakat bisa menikmati air bersih dari PDAM," tandasnya. (*)

 

Penulis: m zaenal arifin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help