BUKAN SINETRON! Ngeri, Detik-detik Ibu Hamil Ditandu Lewat Jalan Terjal Korban Longsor Banjarnegara

Tak pernah terbayangkan oleh Sri Devi (27), ibu hamil di Desa Suwidak, Wanayasa, Banjarnegara, jika proses persalinannya diuji bermacam aral

BUKAN SINETRON! Ngeri, Detik-detik Ibu Hamil Ditandu Lewat Jalan Terjal Korban Longsor Banjarnegara
khoirul muzaky
Sri Devi harus ditandu melalui jalur hutan sejauh 3 kilometer dari rumahnya di Desa Suwidak keluar desa agar bisa mengakses fasilitas kesehatan, Rabu (10/1) Jalan utama yang hubungkan desa itu dengan dunia luar putus karena longsor. 

Kepanikan bukan hanya melanda Devi. Para pengantarnya pun merasakan hal yang sama. Jurang tanpa pembatas di sisi rute yang dilalui menjadi tantangan tim SAR agar hati-hati dalam setiap langkahnya. Apalagi kondisi tanah yang mereka pijak masih sangat labil.

Di saat yang sama, tak jauh dari lokasi itu, longsor kembali terjadi yang memakan lahan perkebunan warga. Tanah bercampur air bak lumpur lahar dingin meluncur deras dari tebing hingga membuat kebun warga berantakan.

Devi masih cukup tegar meski raut mukanya kian pucat. Tetapi, seorang petugas kesehatan yang ikut mengawalnya justru tak kuat melewati ujian tersebut.

Di tengah kondisi tanah yang terus bergerak, petugas medis perempuan itu harus pingsan di jalan.

"Karena memang tanahnya masih gerak, jadi membuat takut," papar Arif.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam, rombongan itu akhirnya berhasil sampai di Desa Bantar. Devi diistirahatkan sejenak di rumah warga yang aman sebelum dijemput mobil ambulance menuju Puskesmas Wanayasa.

Devi dikabarkan telah melahirkan normal pada Rabu (10/1) dini hari, sekitar pukul 00 00, di Puskesmas Wanayasa.

Selain Devi, kini masih ada 22 ibu hamil di desa Suwidak yang masih tertahan di rumah masing-masing. Dua ibu di antaranya sudah memasuki masa kelahiran sebagaimana Devi.

Sri Devi harus ditandu melalui jalur hutan sejauh 3 kilometer dari rumahnya di Desa Suwidak keluar desa agar bisa mengakses fasilitas kesehatan, Rabu (10/1) Jalan utama yang hubungkan desa itu dengan dunia luar putus karena longsor.
Sri Devi harus ditandu melalui jalur hutan sejauh 3 kilometer dari rumahnya di Desa Suwidak keluar desa agar bisa mengakses fasilitas kesehatan, Rabu (10/1) Jalan utama yang hubungkan desa itu dengan dunia luar putus karena longsor. (khoirul muzaky)

Arif mengaku, masih bingung untuk mengevakuasi ibu-ibu hamil itu karena kondisi medan yang sulit.

Ia berharap petugas medis baik dari Dinas Kesehatan maupun Puskesmas setempat untuk rajin mengontrol kodisinya, termasuk menjamin asupan nutrisi bagi mereka.

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help