Dilarang Parkir di Simpanglima, Ini Kekhawatiran Pedagang di Shelter Kuliner

pada Kamis (11/1/2018) kemarin, pemberlakuan sterilisasi parkir di seluruh jalan lingkar Simpanglima dimulai.

Dilarang Parkir di Simpanglima, Ini Kekhawatiran Pedagang di Shelter Kuliner
TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang melakukan sosialisasi dan pengosongan semua kendaraan yang parkir di seluruh lingkar jalan Simpanglima 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wahyuni (31) satu di antara penjual makanan (seafood) di sebelah selatan kawasan Simpanglima Kota Semarang mengkhawatirkan akan berkurangnya jumlah pembeli.

Pasalnya, pada Kamis (11/1/2018) kemarin, pemberlakuan sterilisasi parkir di seluruh jalan lingkar Simpanglima dimulai.

Akibatnya, para pengunjung Simpanglima atau pecinta kuliner sudah tidak bisa lagi memarkir kendaraannya di kawasan itu.

Mereka harus memarkir kendaraannya di kantong parkir yang sudah disediakan, satu di antaranya adalah Jalan Pahlawan Kota Semarang.

Sehingga, para pengunjung harus berjalan kaki menuju kawasan Simpanglima atau menggunakan shuttle bus yang sudah disediakan.

Yang Wahyuni khawatirkan adalah saat-saat hujan.

Menurutnya, pembeli akan kebingunan jika harus parkir di tempat yang terlalu jauh dari lokasi kuliner saat hujan.

 “Yang saya khawatirkan kalau hujan, masa mereka harus bawa payung satu-satu untuk berjalan ke sini. Kalau tidak begitu ya mereka akan malas parkir dan mencari tempat makan di daerah lain yang lebih mudah dan lebih dekat dengan tempat parkir. Kalau sudah begitu otomatis jumlah pembeli berkurang,” terangnya.

 Dia juga mengatakan jumlah pengunjung berkurang menjadi 25 persen atau berkurang seperempatnya pada Kamis (11/1/2018) lalu dan Jumat (12/1/2018).

 “Mungkin karena awal-awal pemberlakuan ini, masih banyak petugas (Dishub Kota Semarang, Polsek Tengah dan Selatan dan Polrestabes Semarang) yang masih sosialisasi jadi para pembeli masih kaget dan takut,” tambahnya. 

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help