DKK Klaim Belasan Puskesmas di Kota Solo Kekurangan Tenaga Medis

Kekurangan tenaga kesehatan ini sampai sekarang terpaksa dipenuhi dengan merekrut tenaga kerja dengan perjanjian kontrak (TKPK).

DKK Klaim Belasan Puskesmas di Kota Solo Kekurangan Tenaga Medis
TRIBUNJATENG/BAKTI BUWONO
Sopir Mobil Brio dirawat di Puskesmas Mijen pascatabrakan di Jalan Raya Mijen, Senin 19 Juni 2017 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo kekurangan ratusan tenaga kesehatan untuk Puskesmas di kota tersebut.

Kekurangan tenaga kesehatan ini sampai sekarang terpaksa dipenuhi dengan merekrut tenaga kerja dengan perjanjian kontrak (TKPK).

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala DKK Solo Siti Wahyuningsih, Jumat (12/1/2018).

Siti mengatakan kekurangan tenaga kesehatan tersebut di antaranya dokter, perawat, paramedis, serta analis.

Kekurangan personel ini menurutnya hampir ditemukan di 17 Puskesmas Kota Solo.

Siti memaparkan bila permohonan penambahan calon aparatur sipil negara (CASN) pun telah diajukan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB).

Meski begitu ia menjelaskan hingga saat ini kementerian yang bersangkutan belum merespon.

"Jadi sebenarnya untuk idealnya, kami masih butuh 200-an tenaga kesehatan lagi," ujar Siti.

Baca: BEJAT! Pria di Blora Ini Cabuli Anak di Bawah Umur dengan Modus Tes Keperawanan

Halaman
123
Penulis: akbar hari mukti
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help