35 Rumah Rusak Tertimpa Pohon Akibat Terjangan Angin Puting Beliung di Banyumas

Bencana angin puting beliung melanda Desa Klapagading Kulon Kecamatan Wangon, Banyumas, Kamis (12/1) sore.

35 Rumah Rusak Tertimpa Pohon Akibat Terjangan Angin Puting Beliung di Banyumas
Tagana Banyumas
Warga dan relawan hari ini membersihkan pohon tumbang dari rumah terdampak angin puting beliung yang terjadi kemarin sore, Kamis (12/1) (Tagana Banyumas) 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Bencana puting beliung'>angin puting beliung melanda Desa Klapagading Kulon Kecamatan Wangon, Banyumas, Kamis (12/1) sore.

 Angin kencang yang datang tiba-tiba itu menyapu rumah-rumah penduduk di tiga RW. Dampak terjangan angin itu cukup luas hingga menyebabkan 35 rumah rusak. Sebanyak 20 rumah di antaranya mengalami rusak berat.

Sebagian atap rumah warga beterbangan hingga hilang tertiup angin kencang. Beberapa bagian rumah warga hancur karena tertimpa pohon.

Rata-rata rumah yang mengalami kerusakan berat lantaran tertimpa pohon di sekitar rumah yang tumbang terhempas angin.

"Kebanyakan rumah rusak karena tertimpa pohon dengan berbagai jenis dan ukuran," kata Komandan Tagana Banyumas Adi Candra, Jumat (12/1).

Para penghuni rumah yang rusak berat terpaksa harus mengungsi sementara ke rumah keluarga lantaran kondisi rumah yang tak memungkinkan.

Sebanyak 35 rumah yang rusak ini tersebar di sejumlah RT dan RW, yakni 11 rumah di RT 1 RW 8, 9 rumah di RT 2 RW 8, 6 rumah RT 4 RW 8, 3 rumah di RT 4 RW 5, 2 rumah di RT 4 RW 5, satu rumah di RT 1 RW 5, 2 rumah di RT 3 RW 5, dan 3 rumah di RT 1 RW 6.

Hingga kemarin, warga dibantu relawan masih melaksanakan kerja bakti membersihkan material pohon tumbang, terutama yang menimpa rumah rumah warga. Mereka juga gotong-royong memperbaiki bagian rumah yang rusak karena bencana itu.

Adi mengatakan, angka kerugian yang diderita warga masih dalam pendataan. "Korban jiwa maupun luka, tidak ada," katanya.

Harga kebutuhan pokok melambung

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help