TribunJateng/

Dinas Perdagangan Semarang Bagikan Kios dan Los Pasar Waru

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan pembagian kios dan los Pasar Waru sudah dilakukan.

Dinas Perdagangan Semarang Bagikan Kios dan Los Pasar Waru
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Petugas Satpol PP Kota Semarang ikut dalam penertiban kios Pasar Waru, Selasa (28/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pembangunan Pasar Waru yang terletak di Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, telah selesai Desember 2017 lalu.

Saat ini, Dinas Perdagangan mulai membagikan kios untuk ditempati para pedagang.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan pembagian kios dan los Pasar Waru sudah dilakukan mulai Jumat (12/1/2018) kemarin sampai Senin (15/1/2018) besok.

"Untuk pembagian lapak, kami serahkan kepada paguyuban pedagang karena mau dibahas sendiri di internal," kata Fajar kepada Tribun Jateng, Sabtu (13/1/2018).

Baca: Sastrawan Darmanto Jatman Berpulang di RS Kariadi Semarang

Ia menyebutkan setidaknya ada 520 pedagang yang menempati Pasar Waru Kota Semarang, terdiri atas 70 pedagang di kios, 225 pedagang yang menempati los, dan sisanya pedagang pancakan atau pasar pagi.

Pihaknya mempersilakan paguyuban pedagang untuk merapatkan pembagian kios di pasar tersebut. Hanya saja, untuk yang los tetap akan diundi.

"Kalau pembagian los, kami undi sebab ada kaitannya dengan zonasi jenis barang dagangan. Para pedagang yang menempati los juga sudah setuju," jelasnya.

Pasar Waru Kota Semarang sebelumnya terbakar pada Nobember 2016 yang mengakibatkan ratusan kios dan los milik pedagang ludes.

Pedagang kemudian menempati pasar darurat untuk meneruskan kegiatan perdagangan menunggu pembangunan pasar.

Di pasar darurat, pedagang sempat mengeluhkan kondisi lapak yang kurang representatif karena ukuran lapak yang terlalu sempit dan kondisi atap bangunan yang terbuka.

"Untuk ukuran los di Pasar Waru yang baru iti 3x1,5 meter yang nantinya akan dibagi dua agar cukup menampung pedagang termasuk pedagang pasar pagi atau pancakan," ucapnya.

Apalagi, lanjutnya, masih tersedia lahan yang cukup untuk menampung pedagang pancakan sehingga mereka tidak perlu khawatir tidak kebagian tempat di Pasar Waru yang baru.

"Rencananya, Senin (15/1/2018) besok pembagian sudah selesai dan Selasa (16/1/2018) akan dilakukan syukuran oleh para pedagang yang menempati pasar Waru yang baru," paparnya.(*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help