TribunJateng/

Inilah Alasan KPK Langsung Tangkap Fredrich Yunadi, INILAH DETIK-DETIK penangkapannya

Tim penyidik KPK langsung menangkap pengacara Fredrich Yunadi, pada Jumat (12/1/2018) malam.

Inilah Alasan  KPK Langsung Tangkap Fredrich Yunadi, INILAH DETIK-DETIK penangkapannya
Tribunnews

Keluarga Fredrich itu hanya sekitar 40 menit di dalam kantor KPK. Lantas, mereka keluar meninggalkan kantor KPK.

Sebelumnya, Fredrich Yunadi selaku tersangka ditangkap oleh tim KPK di RS Medistra Jakarta karena dinilai tidak kooperatif. Sebelumnya, dia sebagai mangkir dari panggilan pemeriksaan penyidik KPK.

Fredrich Yunadi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan menghalangi atau merintangi penyidikan kasus e-KTP Setya Novanto.

Baca: SUBHANALLAH! Pria Ini Nekat Masuk Kobaran Api Demi untuk Selamatkan Alquran

Fredrich bersama dokter Bimanesh Surtarjo diduga "bersekongkol" memasukkan Setya Novanto ke RS Medika Permata Hijau Jakata pada 16 November 2017, dengan memanipulasi data medis dengan tujuan menghindari panggilan pemeriksaan KPK.

Saat kejadian itu, Fredrich Yunadi adalah kuasa hukum dari Setya Novanto. Sementara, Bimanesh Sutarjo merupakan dokter yang menangani Novanto di RS Medika Permata Hijau.

Ekspresi Fredrich Yunadi

Sabtu (13/1/2018) dini hari, akhirnya tersangka kasus menghalang-halangi penyidikan perkara e-KTP Setya Novanto, Fredrich Yunadi, tiba di kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Sebelumnya, tim penyidik KPK menangkap tersangka Fredrich di bilangan Jakarta Selatan.

Fredrich tiba di kantor KPK sekitar pukul 00.11 WIB.

Turun dari mobil, sejumlah anggota tim Satgas KPK dipimpin oleh Ambarita Damanik langsung menggiring Fredrich ke dalam kantor KPK.

Ia tampak mengenakan t-shirt atau kaos warna hitam dengan logo "66" di dada dan punggung serta celana jeans hitam. Kakinya beralas sandal gunung dengan kaos kaki abu-abu.

Fredrich tampak membawa plastik putih bertukiskan RS Medistra Jakarta di tangan kanannya.

Sejumlah wartawan menyapa dan melontarkan pertanyaan kepada Fredrich tentang penangkapannya. Namun, ia menolak berkomentar.

Wajah Fredrich terlihat datar dan tidak tersenyum kendati disapa oleh awak media.

"Nda ada komentar, nda ada," ucap Fredrich sembari berlalu digiring penyidik ke dalam kantor KPK. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help