Tiga Alat Printer Cetak E-KTP Dispendukcapil Solo Rusak

Begitu ungkap Kasi Identitas dan Catatan Kependudukan Dispendukcapil Solo, Subandi, Sabtu (13/1/2018).

Tiga Alat Printer Cetak E-KTP Dispendukcapil Solo Rusak
tribunjateng/dok
ilustrasi e KTP

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sebanyak Tiga dari total 12 alat printer cetak kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Solo diketahui rusak. Rusaknya sejymlah alat printer ini disebut berpengaruh besar terhadap optimalisasi layanan cetak e-KTP di kota tersebut.

Begitu ungkap Kasi Identitas dan Catatan Kependudukan Dispendukcapil Solo, Subandi, Sabtu (13/1/2018).

Subandi menuturkan kerusakan printer e-KTP ini diakibatkan usia mesin printer ini sudah cukup lama. Ia menjelaskan bila printer tersebut adalah bantuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), 2011 silam.

"Sebenarnya 12 unit printer itu bantuan Kemendagri. Tapi sekarang tinggal ada 9 yang dioptimalkan," katanya.

Menurutnya, dari 3 printer rusak ini salah satunya printer milik Kecamatan Laweyan Solo.
Ia menjelaskan Dispendukcapil Solo harus menerapkan sistem gilir alat printer agar pelayanan cetak e-KTP bisa dilakukan secara maksimal. Menurut Subandi, idealnya printer e-KTP tersedia di seluruh kantor kecamatan, di mana setiap kecamatan terdapat minimal dua printer.

Namun saat ini mengakui hanya beberapa kecamatan di Solo yang selalu siap mencetak e-KTP.

"Masalahnya kami hanya punya 12 printer. Itu pun dibagi per kecamatan dan kantor Dispendukcapil Solo," ujar Subandi.

Dirinya menjelaskan untuk 3 printer rusak ini sudah diajukan permohonan perawatan ke pemerintah provinsi dan Kemendagri.

Namun hingga saat ini menurut dia belum ada respon sama sekali dari pihak terkait. Maka Subandi menjelaskan pihaknya kini hanya bisa menunggu sampai Kemendagri memutuskan untuk melakukan perawatan ataupun penggantian printer baru.

"Untungnya minat masyarakat untuk mencetak e-KTP di kantor kecamatan tidak lebih besar dibandingkan dengan ke kantor Dispendukcapil. Jadi kecamatan yang printernya rusak dapat dikondisikan," katanya.

Kepala Dispendukcapil Solo, Suwarta menambahkab ketersediaan blangko e-KTP di Solo saat ini masih aman. Yakni hingga saat ini stok blangko e-KTP masih 8.981 keping. Suwarta mengatakan blangko e-KTP ini diterima Pemkot Solo, Desember lalu.

"Stok blangko kecamatan juga aman. Masing-masing stok blangko ada 100-150 keping," tuturnya. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved