Ini Rangkuman Hasil Kongres PSSI 2018

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) baru saja menyelesaikan kongres tahunan edisi tahun 2018 pada Sabtu (13/1/2017).

Ini Rangkuman Hasil Kongres PSSI 2018
Dokumentasi PSSI
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, nonton bareng dan melepas Timnas Indonesia U-16, yang mengikuti kualifikasi piala AFC U-16, 2017 di Thailand. Rabu (13/9/2017) di Stadion Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta. DOKUMENTASI PSSI 

TRIBUNJATENG.COM - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) baru saja menyelesaikan kongres tahunan edisi tahun 2018 pada Sabtu (13/1/2017) di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai, Tangerang, Provinsi Banten.

Kongres yang dihadiri 93 pemilik hak suara (voter) dari 106 voter itu dibagi dalam dua tahap, yaitu kongres luar biasa (KLB) dan setelahnya dilanjutkan kongres biasa.

KLB berdurasi tak lebih dari satu jam. Hasilnya adalah PSSI melakukan perubahan beberapa isi statutanya yang belum "disentuh" sejak tahun 2014.

Hal-hal yang diubah adalah mengenai penamaan strata liga yang kini disesuaikan dengan kondisi terbaru.

Sebelumnya, statuta lama masih menggunakan nama Indonesia Super League (ISL), divisi utama, divisi satu dan Liga Nusantara (gabungan divisi dua dan tiga) untuk kompetisi Liga Indonesia. Kemudian, diganti di kongres menjadi Liga 1, Liga 2 dan Liga 3.

Terkait statuta, PSSI mengurangi jumlah komite tetapnya dari 17 komite menjadi 12 komite. Hal ini dilakukan agar organisasi PSSI berjalan lebih taktis.

Contoh komite yang dilebur seperti komite medis masuk ke komite teknis dan pengembangan. Lalu komite studi strategis dan pengembangan sepak bola usia muda digabung dalam komite sepak bola.

Masih tentang statuta, dalam kongres 2018 PSSI melibatkan asosiasi kabupaten (askab) dan asosiasi kota (askot) dalam statuta. Dampaknya, PSSI bisa memberikan bantuan kepada askab dan askot bermasalah melalui perantara asosiasi provinsi.

Kemudian, KLB PSSI juga memutuskan untuk menerapkan kebijakan akreditasi terhadap semua sekolah sepak bola (SSB). Nantinya SSB terakreditasi yang bisa menjalankan filosofi sepak bola Indonesia (filanesia).

Terakhir, keputusan KLB yaitu tentang jumlah pemberi suara yang ditetapkan, yakni 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, delapan klub Liga 4, 34 asprov, asosiasi futsal, sepak bola putri, pelatih dan wasit.

Halaman
123
Editor: sujarwo
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help