Pelajar asal Semarang Ini Bawa Pulang Dua Medali dari Lomba Sains ASEAN Plus

Mutia Puspa Syakila, satu di antara peserta yang juga anak dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin.

Pelajar asal Semarang Ini Bawa Pulang Dua Medali dari Lomba Sains ASEAN Plus
ISTIMEWA
Mutia membawa pulang satu medali emas untuk sesi Post Presentation dan satu medali perak untuk sesi Team Presentation dalam lomba sains di Suwon, Korea Selatan pada (7-12/1/2018).

Laporan Reporter Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Enam dari tujuh anak peraih medali yang menjadi peserta lomba sains di Korea Selatan tiba di Bandara Internasional Ahmad Yani, Kota Semarang, Sabtu (13/1/2018) pukul 11.00 WIB.

Mereka adalah peserta perwakilan dari Jawa Tengah dalam kegiatan “9th Student Camp & Teacher Workshop for Gifted in Science” yang diikuti 14 negara dan diselenggarakan di Suwon, Korea Selatan selama delapan hari pada 5-12 Januari 2018.

Mutia Puspa Syakila, satu di antara peserta yang juga anak dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin turut membawa pulang dua medali.

Dia membawa pulang satu medali emas untuk sesi Post Presentation dan satu medali perak untuk sesi Team Presentation dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh ASEAN+3 (Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan) Center for the Gifted in Science (ACGS) ini.

Bunyamin, yang turut hadir dalam acara penyambutan peserta di ruang VIP Lounge Bandara Internasional Ahmad Yani bersyukur atas prestasi dan pengalaman semua peserta termasuk putrinya.

"Tentu bersyukur bisa berprestasi, yang lebih menyenangkan adalah bisa tambah teman baik yang sama-sama dari Indonesia maupun negara lain,” terangnya kepada Tribunjateng.com.

Dia juga mengapresiasi apa yang telah diraih para siswa yang ia yakini sebagai karya orisinil tersebut.

Harapan kedepannya, pendidikan dan kebudayaan bisa menjadi salah satu nilai jual Kota Semarang.

"Kami akan dorong terus, kami punya misi menjadi bagian dari pengembangan wisata. Pendidikan harus jadi bagian market dari Kota Semarang. Dengan begitu PAD Pemkot akan semakin meningkat, jadi pendidikan bukan menjadi tukang yang menghabiskan uang," tandasnya.(*)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help