Pilkada 2018

Ali Mansyur: Ada Pergeseran Perilaku Politik di Indonesia

Kunjungan kerja tersebut dilakukan guna untuk mengontrol peran Panwaslu sebagai pengawas dalam pesta demokrasi tahun ini.

Ali Mansyur: Ada Pergeseran Perilaku Politik di Indonesia
Tribunjateng.com/Bare Kingkin Kinamu
Suasana kunker Komisi A DPRD Prov Jateng dengan Panwaslu Kota Tegal, Senin (15/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Komisi A DPRD Provinsi Jateng kunjungi Kantor Panwaslu Kota Tegal di Jalan Kolonel Sugiono Kompleks PPIB Kota Tegal, Senin (15/1/2018) pukul 13.15 WIB.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan guna untuk mengontrol peran Panwaslu sebagai pengawas dalam pesta demokrasi tahun ini.

Yakni terwujudnya pemilu yang bersih dari money politics.

"Kami ingin meninjau dan melihat benar jika Panwaslu Kota Tegal bisa menjadi pengawas yang bisa menindak jika ada kecurangan, " tutur Sekretaris Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ali Mansyur, saat kunjungan kerja di Kantor Panwaslu.

Ali Mansyur juga mengatakan jika ada pergeseran politik yang membuat Panwaslu harus semakin waspada.

"Tahun 1999 pemilu berjalan dengan baik karena animo dari masyarakat sangat bagus dan sadar betul akan arti demokrasi. Di tahun 1999 money politik tidak berpengaruh, " tutur Ali Mansyur.

Namun mulai 2004 pergesaran terjadi, banyak cara dijadikan sebagai hal yang halal untuk meraih dukungan.

"Money politics mulai membuat kocar-kacir demokrasi sejak 2004. Tahun itu terasa sekali," imbuhnya

Ali Mansyur inginkan ke depannya Panwaslu segera menindak dan melaporkan jika menemukan money politics di lapangan.

Ketua Panwaslu Kota Tegal, Akbar Kusharyanto, ungkapan jika pihak Panwaslu Kota Tegal telah mengantisipasi adanya tindakan money politics satu di antara berbagai caranya yakni bekerjasama dengan Polres Tegal Kota yang telah mendapat mandat dari Polri untuk membentuk tim cyber.

"Kami akan awasi benar pemilu kali ini, meski belum penetapan calon resmi di Pilkada 2018, kami telah mengawasi jalannya pesta demokrasi," terang Akbar Kusharyanto, Ketua Panwaslu Kota Tegal, kepada Tribunjateng.com usai acara berakhir. (*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help