Jelang Pilkada Serentak, Begini Pesan Presiden Jokowi untuk Masyarakat Jawa Tengah

Di Jawa Tengah, ada tujuh kabupaten/kota yang mengadakan pesta demokrasi. Ditambah dengan pemilihan gubernur.

Jelang Pilkada Serentak, Begini Pesan Presiden Jokowi untuk Masyarakat Jawa Tengah
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI P
Presiden Jokowi menyalami warga seusai memberikan setrtifikat tanah di lapangan Dukuh Salam, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan dilakukan di 171 provinsi/ kabupaten/kota di Indonesia.

Di Jawa Tengah, ada tujuh kabupaten/kota yang mengadakan pesta demokrasi. Ditambah dengan pemilihan gubernur.

Saat berkunjung di Kabupaten Tegal, Presiden Joko Widodo berpesan agar seluruh lapisan masyarakat tidak terpecah belah karena Pilkada.

"Saya titip kepada masyarakat, dalam memilih jangan sampai membuat tidak rukun antarsesama. Antar tetangga jadi ribut, anak sama orangtua tidak rukun karena beda pilihan," ucap Jokowi, Senin (15/1/2018) sore.

Baca: Gubernur Jateng Meminta Masyarakat Bisa Menyaring Residu Negatif Konten Digital

Menurutnya, pemilihan secara langsung merupakan sistem negara demokrasi yang dianut Indonesia.

Namun, hal itu, jangan sampai membuat antarwarga jadi berantem.

Jokowi menegaskan, masyarakat harus mengikuti hati nurani untuk memilih pemimpin.

"Pilih pemimpin yang terbaik. Namun jangan meretakan hubungan karena beda pilihan. Mengutip Pak Bupati (Enthus Susmono) beda pilihan nggak papa, tapi jangan merusak paseduluran (persaudaraan)," tandasnya.

Sebelumnya, Bupati Tegal, Enthus Susmono, dalam sambutannya mengatakan Kabupaten Tegal juga akan menghadapi pilkada.

Ia menegaskan bebas memilih siapa saja asalkan menjaga persaudaraan.

"Beda pilihan ora papa, sing penting aja ngerusak paseduluran (beda pilihan tidak apa- apa. Asalkan tidak merusak persaudaraan)," ucapnya.(*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help