WOW, 17 Pemprov di Indonesia Belajar Sistem Implementasi Kartu Tani ke Jateng

Rencana kunjungan kerja itu, mengetahui lebih lengkap mengenai informasi tentang sistem KT.

WOW, 17 Pemprov di Indonesia Belajar Sistem Implementasi Kartu Tani ke Jateng
TRIBUN JATENG/BARE KINGKIN KINAMU
Delapan perempuan warga Pangkah, Kabupaten Tegal istirahat usai bekerja setengah hari menanam benih padi, tampak satu di antara mereka sedang tertidur, Jumat (5/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah 17 pemerintah provinsi (Pemprov) di Indonesia, belajar mengenai sistem pendataan dan implementasi Kartu Tani (KT) yang diinisiasi oleh Pemprov Jateng.

Mengingat, KT kini sudah diterapkan secara nasional.

Saking banyaknya pemprov di Indonesia yang ingin belajar sistem KT, maka Pemprov Jateng telah menggelar gathering dan sosialisasi penggunaan KT yang digelar di Hotel Patra Jasa Semarang, Selasa (16/1/2018) sampai Rabu (17/1/2018). Hadir pula utusan 17 Pemprov di Indonesia.

Salah satu utusan dari Dinas Pertanian Pemprov Sumatera Utara, Harahap mengungkapkan, pihaknya sudah memulai menyiapkan perangkat KT untuk sektor kehutanan melalui APBD 2017, akan tetapi sampai saat ini belum ada progress yang berarti.

"Kami berencana akan melakukan kunjungan kerja bersama-sama, mulai dinas-dinas terkait di Pemprov Sumut, BRI Sumut, DPRD Provinsi Sumut, ke Jateng. Rencana akhir Januari mendatang," katanya.

Baca: Jelang Pilkada Serentak, Begini Pesan Presiden Jokowi untuk Masyarakat Jawa Tengah

Rencana kunjungan kerja itu, mengetahui lebih lengkap mengenai informasi tentang sistem KT. Utamanya pada sistem penghimpunan data, dan sistem implementasi distribusi pupuk, dan sebagainya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sri Puryono mengatakan, pihaknya mempersilakan bagi siapapun yang ingin belajar ataupun mengadopsi sistem KT di Jateng.

"Boleh bawa petani, DPRD, pemda, semuanya ke Jateng. Kami persilakan, kami siap," tegasnya.

Halaman
123
Penulis: m nur huda
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved