Tribun Community

Belajar Pengasuhan Anak secara Online bersama Institut Ibu Profesional

Komunitas Ibu Profesional ini hadir untuk menemani para ibu, baik yang berkiprah dalam ranah domestik maupun publik.

Belajar Pengasuhan Anak secara Online bersama Institut Ibu Profesional
tribunjateng/amanda
Kini bagi para ibu tak perlu khawatir lagi, bergabung di Komunitas Institut Ibu Profesional bisa menjadi solusi yang tepat. 

TRIBUNJATENG.COM - Menjadi seorang ibu yang baik tentunya tidak ada sekolahnya. Nah, lalu bagaimana solusinya? Kini bagi para ibu tak perlu khawatir lagi, bergabung di Komunitas Institut Ibu Profesional bisa menjadi solusi yang tepat.

Komunitas IIP ini terbentuk dari rasa semangat para kaum perempuan Indonesia, khususnya para Ibu rumah tangga yang penuh dinamika menjalankan peran kesehariannya.

Ketua Institut Ibu Profesional Chapter Semarang, Endah Tri Hastuti, mengatakan komunitas ini berdiri secara resmi sejak 2012 lalu, yang saat ini sudah ada sekitar 300 anggota yang bergabung dari beberapa daerah sekitar Semarang.

Endah juga menuturkan, komunitas Ibu Profesional ini hadir untuk menemani para ibu, baik yang berkiprah dalam ranah domestik maupun publik. Untuk bisa belajar bersama, tumbuh bersama, dan saling menguatkan dalam fase proses mendidik anak-anak dan mengelola keluarganya.
Pasalnya, dalam kehidupan nyata ini untuk menjadi Ibu yang baik dan benar tidak pernah diajarkan di sekolah manapun. Itulah kenapa komunitas ini mencoba merangkul para ibu-ibu rumah tangga untuk memahami perannya, tanpa khawatir lagi tetap aktif beraktivitas di ruang publik yang lain.

“Kami sering berbagi pengalaman tentang mengurus dan mendidik anak-anak. Karena sosok Ibu sendiri kan sebagai guru bagi buah hati di rumah, sedangkan Ayah ibaratnya kepala seolah. Jadi tanggungjawab Ibu tentunya besar, selain mengurus semua keperluan keluarga Ibu juga harus tetap tak boleh meninggalkan kegiatan bersosialisasi,” ujar Endah saat dijumpai Tribun Jateng di sela-sela kegiatan kopi darat, beberapa waktu lalu.

Sedangkan, untuk kegiatan rutin yang dilakukan Komunitas IIP Semarang ini, dalam setiap satu bulan sekali biasanya ada kelas online yang kerap digelar melalui grup WhatsApp. Setidaknya ada empat kelas yang bisa diikuti, yakni kelas Bunda Sayang, Bunda Cekatan, Bunda Produktif, dan Bunda Shaliha. Dari setiap satu kelas ini akan ada 12 materi yang disampaikan dan program akan berlangsung selama satu tahun.

Sistem pemetakan kelas sesuai materi dan ada jadwal rutin setiap satu bulannya ini dibentuk layaknya menempuh pendidikan di sekolahan. Menurut Endah, menangani pendidikan anak tidak boleh semuanya dipasrahkan ke pihak sekolah. Karena sebaik-baiknya mendidik anak memang harus dimulai dari tangan seorang Ibu. Menjadi figur yang harus ditiru, tentunya Ibu juga harus punya bekal dan ilmu yang mumpuni dalam dunia parenting.

“Selain kegiatan rutin bulanan yang sudah disebuatkan tadi, sebenarnya kami juga ada genda kegiatan mingguan yang setiap harinya berbeda. Untuk hari Senin kami ada kelas memasak, Selasa ada kelas herbal, Rabu kelas kreativitas anak keren, Kamis kelas penampilan profil anggota, dan Jumat kelas literasi media. Tentunya semua ini sudah kami sesuaikan dengan perkembangan pola kehidupan saat ini. Jadi setidaknya bagi para Ibu rumah tangga juga wajib melek teknologi dan media,” jelas Endah.

Selain itu, kata Adisty Ayuningtyas, selaku Manager Online IIP Semarang, menjelaskan, untuk bergabung dalam komunitas ini ibu-ibu bisa melakukan pendaftaran via online. Biaya pendaftaran awal akan dikenakan sekitar Rp 100 ribu, dana ini bisa dipakai untuk mengikuti kelas matrikulasi dan menjadi anggota seumur hidup.

“Sebelum menjadi anggota komunitas kami, sebelumnya ibu-ibu harus mengikuti kelas matrikulasi selama sembilan minggu. Materi yang disampaikan pun berhubungan tentang peran orangtua dalam mendidik anak. Tentunya akan ada penilaian dan saat kelas matrikulasi selesai, akan ada keputusan lulus atau tidaknya. Jika ada yang tak lulus akan dikasih kesempatan dua kali untuk mengikuti remidial. Sedangkan yang lulus akan menjadi anggota secara otomatis,” jelas Adisty.

Dalam kelas matrikulasi ini para peserta akan mendapatkan materi berbeda setiap minggunya. Adisty juga membeberkan, untuk dapat lulus dengan mudah sebernarnya cukup menjaga konsistensi. Pasalnya untuk menjaga prinsip konsistensi itu susah, jadi diperlukan komitmen yang tinggi itulah penilaian yang dilihat.

Untuk info, bagi para ibu yang masih penasaran bisa langsung melihat semua kegiatan yang dilakukan oleh komunitas ini di akun Instagram @iipsemarang. Sedangkan untuk mengetahui lebih dalam terkait Komunitas Institut Ibu Profesional ini, bisa melihat situs resminya di ibuprofesional.com. (tribunjateng/cetak/amanda)

Penulis: amanda rizqyana
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved