Ngopi Pagi

Anak Berzina Salah Siapa?

Dalam beberapa pekan terakhir ini kita dihebohkan dengan beredarnya video mesum yang dilakukan siswa SMP dan Siswa SMK di Pringapus

Anak Berzina Salah Siapa?
tribunjateng/amanda
PEMERAN Cowok Video Mesum Pringapus masih Berseragam SMP Tampak Agresif. Polres Semarang mengusut kasus ini dan segera panggil orangtuanya 

TRIBUNJATENG.COM - Dalam beberapa pekan terakhir ini kita dihebohkan dengan beredarnya video mesum yang dilakukan siswa SMP dan Siswa SMK di Pringapus Kabupaten Semarang. Videonya sempat beredar diantara siswa dan pelajar melalui media sosial WhatsApps.

Belum reda dari ingatan, muncul perilaku siswi SD yang baru berumur 8 tahun kecanduan seks setelah sering melihat video porno sejak usia tiga tahun.Meski korban saat itu berada di lokalisasi, lalu akankah dianggap sebuah kewajaran?

Sebenarnya apa yang salah dalam pembelajaran mental, khususnya pendidikan agama sebagai benteng agar akhlak dan perilaku anak-anak kita mampu melawan godaan zaman yang luar biasa ini. Apalagi 'Tantangan' ini tidak mungkin bisa dihindari karena sudah eranya.

Di mana dengan mudahnya akses jaringan internet dan alat yang dimiliki anak-anak yang dijuluki zaman now ini. Belum lagi, warnet yang dibuka 24 jam bagi anak-anak sehingga bebas mengakses apa yang dia mau dan sukai. Apakah Anda sebagai orangtua tidak was-was dengan kondisi ini?

Seringkali, kita jumpai di jalanan atau tempat umum, anak-anak SMA, SMP bahkan SD sudah berani bermasyuk ria tanpa ada rasa malu dan canggung lagi.

Meski prihatin melihatnya, lalu apa yang bisa kita perbuat, Lah wong, orangtuanya saja cuek bebek, dalam tanda petik secara tidak langsung merestui apa yang mereka lakukan.

Padahal sebagai orangtuanya nanti akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat kelak. Mereka akan ikut menanggung beban dosa bila anak-anaknya sampai melakukan perbuata dosa apalagi berzina.

Perangkap setan yang paling berbahaya untuk menyesatkan manusia adalah perbuatan zina yaitu hubungan seksual antara laki-laki dan perempuan tanpa dilandasi pernikahan yang sah.

Semakin ke sini, sebagian orang menganggap zina bukan lagi perbuatan yang tabu tapi seolah sudah dianggap lazim dan lumrah dalam masyarakat.

Padahal dalam Islam, zina merupakan salah satu perbuatan maksiat yang keji, dosa besar, pelanggaran berat yang sulit dilaksanakan tobatnya terutama di negara seperti Indonesia ini.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help