Mengintip Kerajinan Kaligrafi Kuningan di Tengaran Semarang

Mujtaid Al Fatah, warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang membuat kerajinan kaligrafi dari bahan kuningan.

Mengintip Kerajinan Kaligrafi Kuningan di Tengaran Semarang
TRIBUN JATENG/AMANDA RIZQYANA
Mujtaid Al Fatah, warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang pembuat kerajinan kaligrafi dari bahan kuningan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Amanda Rizqyana

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN -Mujtaid Al Fatah, warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang membuat kerajinan kaligrafi dari bahan kuningan.

Meskipun telah banyak pengrajin sejenis, namun Fatah, demikian ia akrab disapa, tak merasa khawatir akan prospek usahanya.

Fatah menceritakan awalnya dirinya hanya berjualan karya kaligrafi di akhir pekan saja.

Setelah menikmati hasil penjualan yang positif, Fatah mulai serius dalam memproduksi kerajinan kaligrafi kuningan ini.

"Awalnya saya belajar dari industri usaha kuningan, mencoba produksi sendiri, ternyata tidak mudah yang seperti saya bayangkan. Tapi tetap saya coba terus," kata Fatah saat ditemui di showroom Al Barokah di Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, pada Minggu (21/1/2018) siang.

Agar karyanya dapat diterima pasar, ternyata tidak mudah.

Masukan dan kritikan dari pembeli harus ditanggapi dengan senyuman. Selain itu harus menjadi perhatian dan berusaha memperbaiki kualitas produk yang lebih baik.

Berbagai teknik dan inovasi dicoba oleh Fatah. Ia terus bereksplorasi pada proses pembuatan kaligrafi.

"Hingga akhirnya saya menemukan teknik dan tulisan yang diminati oleh pembeli," kata Fatah.

Halaman
12
Penulis: amanda rizqyana
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help