TribunJateng/

80 Tenaga Pengajar Ikuti Training of Trainer Batik

Batik menjadi icon Kota Pekalongan dan dijadikan pelajaran bermuatan lokal di sekolah yang ada di Pekalongan.

80 Tenaga Pengajar Ikuti Training of Trainer Batik
budi susanto
Wali Kota Pekalongan Saelani Mahfudz memimpin TOT Batik di aula Museum Batik, Selasa (23/1). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Batik menjadi icon Kota Pekalongan dan dijadikan pelajaran bermuatan lokal di sekolah yang ada di Pekalongan.

Baik dari TK, SD, SMP, SMA,SMK sampai perguruan tinggi muatan lokal yang terkandung dalam batik diajarkan.

Hal tersebut dirasa penting guna melestarikan budaya Batik di Kota Pekalongan.

Untuk semakin mempertebal kecintaan Batik dan melestarikan batik di kalangan pelajara, Pemkot Pekalongan menggelar Training of Trainer (TOT) Batik di Bagi Guru SD/MI dan SMP/MTS di aula Museum Batik, Selasa (23/1/2018).

Acara yang diikuti 80 guru tersebut mendatangkan narasumber dari Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Universitas Politeknik Pusmanu, UPTD Museum Batik, dan pengusaha batik yang ada di Kota Pekalongan.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Penelitian Daerah (BKPPD) Kota Pekalongan Budiyanto menuturkan diselenggarakanya TOT bertujuan untuk membekali tenaga pengajar terkait budaya batik yang menjadi icon dan memiliki nilai kearifan lokal bagi Pekalongan.

"Dari TOT ini guru diharapkan dapat membekali peserta didiknya untuk mengenal budaya dan seni serta potensi ekonomi kerajinan batik, kemudian memberikan ketrampilan seni batik, dan menumbuhkembangan jiwa wirausaha,” ujarnya.

Budiyono menambahkan materi yang diberikan berupa perencanaan pelaksaaan penilaian pembelajaran muatan lokal batik dari Dinas Pendidikan, ditambah pembelajaran pewarnaan alami dari Politeknik Pusmanu, dan praktik membatik dari UPTD Museum Batik.

"Sampai saat ini dari 1.056 guru yang wajib mengikuti TOT batik baru 480 guru yang sudah mengikuti program tersebut dari 2012 sampai 2018, sisanya 576 belum mengikuti TOT," pungkasnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help