Investasi Apartemen Senilai Rp 850 M, Dimulai Hari Ini di Semarang

Sebuah apartemen strategis, Akavia Lifemark yang berada di Jalan Prof Hamk‎a, Semarang, telah dimulai pengerjaannya

Investasi Apartemen Senilai Rp 850 M, Dimulai Hari Ini di Semarang
Tribunjateng.com/Raka F Pujangga
Pjs Sekda Kota Semarang Agus Riyanto menyerahkan sekop kepada CEO PT Cita Kayana Semesta, Guntur Aditya Wardana‎, sebagai tanda dimulainya pengerjaan apartemen Akavia Lifemark, di Jalan Prof Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, Selasa (23/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebuah apartemen strategis, Akavia Lifemark yang berada di Jalan Prof Hamk‎a, Semarang, telah dimulai pengerjaannya hari Selasa (23/1/2018) ini.

Apartemen yang berada di dekat Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo tersebut, rencananya akan rampung pada tahun 2021 mendatang.

CEO PT Cita Kayana Semesta, Guntur Aditya Wardana‎ mengatakan, gedung tersebut rencananya akan memiliki tiga buah tower yang memiliki 1.600 unit apartemen.

Tidak hanya sebagai tempat hunian vertikal yang nyaman bagi mahasiwa atau pun karyawan.

Rencana juga akan terdapat layanan kesehatan, olahrga, pusat perbelanjaan dan fasilitas kesehatan.

"Jika apartemen yang lainnya hanya memiliki musala, maka kami jadi apartemen yang pertama akan mewakafkan sebagian untuk masjid," jelas dia, disela-sela groundbreaking, Selasa (23/1/2017).

Beragam fasilitas yang ditawarkan ‎tersebut dinilai akan dapat memberikan kenyamanan bagi calon konsumen.

Selain menawarkan lima tipe studio mulai dari luas 26 meter persegi, calon ‎konsumen juga bisa memiliki apartemen sesuai luas yang diinginkan.

Menurutnya, hanya Akavia Lifemark yang bisa menjawab kebutuhan konsumen yang ingin mendapatkan apartemen dengan luas sesuai keinginan.

"Biasanya apartemen ukuran luasnya sudah dipatok, kami bisa memberikan luas sesuai keinginan dengan minimal luas 40 meter persegi. Kami jual Rp 27,5 juta ‎per meternya," ujar pria yang berinvestasi Rp 850 miliar tersebut.

‎Dalam pelaksanaannya, PT PP Tbk dipercaya sebagai kontraktor di kawasan penyangga industri tersebut.

Senior Vice Presiden PT PP Tbk, ‎Royaldi Rosman mengatakan, akan menyelesaikan bangunan tersebut paling lama 2,5 tahun.

"Semua penyelesaian bangunan itu semua tergantung desainnya. Tapi yang jelas nanti desain bangunan akan menyesuaikan lokasi yang ada," kata dia. (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved