Curug Si Kumbang di Kabupaten Batang Belum Dijamah Wisatawan dan Wajib Dikunjungi

Kealamian curug tersebut masih terjaga karena jarang dikunjungi para pelancong dan warga sekitar menjaga kelestarian alam sekitar.

Curug Si Kumbang di Kabupaten Batang Belum Dijamah Wisatawan dan Wajib Dikunjungi
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Curug Si Kumbang Kabupaten Batang 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Tak salah jika Kabupaten Batang dijuluki Kota Seribu Curug (air terjun).

Hal ini karena kondisi geografis Batang yang memiliki wilayah pesisir, dataran rendah dan dataran tinggi miliki potensi wisata yang layak dikunjungi terutama curug yang tersebar di beberapa wilayah.

Satu diantaranya Curug Si Kumbang yang terletak di Desa Wisata Pacet Kecamatan Reban.

Curug dengan ketinggian kurang lebih 35 meter menawarkan sensai tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung, Sabtu (27/1/2018).

Kealamian curug tersebut masih terjaga karena jarang dikunjungi para pelancong dan warga sekitar menjaga betul kelestarian alam sekitar.

Hamaparan perkembunan teh menuju Curug Si Kumbang Kabupaten Batang
Hamaparan perkembunan teh menuju Curug Si Kumbang Kabupaten Batang (TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO)

Baca: Bingung Mau Ke Mana Saat Akhir Pekan? Hutan di Kabupaten Batang Ini Bisa Dikunjungi

Namun akses menuju lokasi Curug Si Kumbang cukup menghabiskan tenaga karena jalan terjal mendaki harus dilalui jika ingin melihat curug yang berada di lereng Gunung Kamulyan tersebut.

Pemakab Batang pun melirik potensi wisata Curug Si Kumbang, dan akan mengembangkannya sebagai destinasi wisata.

Dikatakan Bupati Batang Wihaji, ada sekitar 30 curug yang sudah diinventarisir dan akan terus dikembangkan.

"Dari puluhan curug yang sudah diinventarisir satu diantaranya Curug Si Kumbang," paparnya.

Wihaji menambahkan, pembenahan fasilitas di beberpa curug akan terus dilakukan untuk mewujudkan program Batang Heaven Of Asia.

"Pastinya kami akan membenahi fasilatas di beberpa curug termasuk Curug Si Kumbang, baik dari akses jalan dan fasilitas lainya," tuturnya.

Namun pembenahan tersebut akan dilakukan pihak Pemkab secara bertahap.

"Karena mengingat preoritas, jadi alan kami lakukan secara bertahap, tentunya pembangunan infrastruktur di tempat wisata tidak mengesampingkan kealamian lokasi tersebut," pungkasnya.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help