Jaringan Inovasi Pelayanan Publik akan Diluncurkan Tahun 2018 Ini

Lima unsur yang hadir, yakni perwakilan pemprov dari Bagian Organisasi, kabupaten-kota, perguruan tinggi LSM, ‎dan media.

Jaringan Inovasi Pelayanan Publik akan Diluncurkan Tahun 2018 Ini
ponco wiyono
Aji Anggoro, warga Kota Salatiga yang menyayangkan banyaknya kotak di tempat sampah yang hilang, Senin (22/1/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Kegiatan selama tiga hari yang digelar oleh KOMPAK dan Bagian Organisasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada pekan lalu menghasilkan kesepakatan terbentuknya Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP) Jateng pada tahun ini.

Rencananya JIPP Jateng diluncurkan pada pertengahan tahun 2018 nanti, setelah pihak pelaksana‎ selesai merumuskan konten-konten yang akan ditampilkan dalam situs JIPP nanti.

Pada hari terakhir kegiatan, yakni Jumat ( 26/1/2018) disepakati nama JIPP Jateng yang dipakai.

Baca: Cekcok di Dalam Angkot, Sang Suami Tega Aniaya Istrinya Hingga Meninggal Dunia

Kesepakatan dicapai dari lima unsur yang hadir, yakni perwakilan pemprov dari Bagian Organisasi, kabupaten-kota, perguruan tinggi LSM, ‎dan media.

"Diskusi pertama dengan tim teknis akan dilakukan pada minggu ke-4 Februari, lalu diskusi kedua pada minggu ke-3 Maret, dan diskusi ketiga menyeluruh dengan agenda uji coba aplikasi pada Minggu ke-4 Mei," demikian pejabat dari KOMPAK Jateng M Bisri menjelaskan.

Dibentuknya JIPP dikatakan Redi Setiadi selaku pembicara utama perlu, lantaran bisa dipakai untuk wahana edukasi dan informasi terkait inovasi pelayanan publik di Jateng.

Pemerintah di tingkat kabupaten dan kota nantinya bisa berbagi pengalaman dalam penyelesaian masalah terkait pelayanan publik.

"Nantinya akan ada multi stakeholder forum, yang melibatkan perguruan tinggi, LSM, dan media juga.‎ Tugas masing-masing juga jelas, misalnya media nanti berperan sebagai tim penilai dan pewarta terkait inovasi-inovasi yang dibuat," jelas Redi yang turut membidani lahirnya JIPP di provinsi Jawa Timur ini.

Staf Bagian Organisasi Pemkab Brebes, Wahyu menilai keberadaan JIPP akan sangat signifikan.

Brebes yang tergolong sebagai daerah yang cukup dalam pelayanan publik disebutnya bisa lebih maju lagi jika ada simpul yang menghubungkan informasi antardaerah di Jateng.

"Juga sebaliknya, pengalaman Brebes akan sangat berguna untuk diketahui dan diterapkan oleh daerah lain," jelasnya.(*)

Penulis: ponco wiyono
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved