Karaoke Liar di Bawah Flyover Tanjungmas Buka Lagi Setelah 'Setor' Rp 400 Ribu

Karaoke Liar di Bawah Flyover Tanjungmas Buka Lagi Setelah 'Setor' Rp 400 Ribu kepada oknum Satpol PP inisial S

Karaoke Liar di Bawah Flyover Tanjungmas Buka Lagi Setelah 'Setor' Rp 400 Ribu
IST
Ilustrasi pemandu karaoke 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Beberapa hari yang lalu, tim gabungan dari Satpol PP Kota Semarang dan Kecamatan Semarang Utara melakukan penutupan karaoke liar yang berada di bawah flyover Pelabuhan Tanjungmas, Kota Semarang.

Karaoke liar yang berdiri di atas saluran drainase ini dipasang garis polisi.

Namun rupanya aksi pasang garis polisi ini hanya menjadi "gertakan" dari petugas.

Pasca pemasangan garis polisi ini, para pemilik karaoke dan warung yang berada di bawah flyover dikumpulkan oleh seorang oknum Satpol PP Kota Semarang berinisial S.

Para pemilik karaoke dan warung ini dimintai setoran bulanan sebesar Rp 400 ribu setiap bulan.

"Kami dikumpulkan di kelurahan, lalu dimintai Rp 400 ribu per bulan kalau tidak mau dibongkar," ujar seorang pemilik warung yang meminta namanya dirahasiakan, Selasa (30/1/2018).

Wanita yang juga ikut menyetor Rp 400 ribu ini mengatakan, mayoritas pemilik karaoke dan warung sebenarnya tidak mempermasalahkan bangunannya dibongkar asal diberikan solusi agar tetap berjualan.

"Kami menggantungkan hidup di sini, kalau mau dibongkar tidak apa apa asal kami diberi tempat berjualan," ujar wanita yang tinggal di Kebonharjo, Semarang Utara, Kota Semarang itu.

Oknum Satpol PP Kota Semarang itu, katanya, menunjuk seseorang yang mengumpulkan setoran dari pemilik karaoke dan warung.

Halaman
12
Penulis: muh radlis
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help