TribunJateng/

Hotline Public Service

Perempatan Peterongan hingga Bangkong Kenapa Dianaktirikan?

Berikut ini beberapa tanya jawab yang dimuat di koran Tribun Jateng edisi Rabu 31 Januari 2018 di halaman hotline public service.

Perempatan Peterongan hingga Bangkong Kenapa Dianaktirikan?
tribunjateng/dok
FOTO DOKUMEN Satpol PP melakukan penertiban PKL di sekitar lokasi pasar Peterongan Semarang, di Jalan MT Haryono, Selasa (21/2/2017) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini beberapa tanya jawab yang dimuat di koran Tribun Jateng edisi Rabu 31 Januari 2018 di halaman hotline public service.

Kendaraan Umum Berhenti Padahal Ada Rambu Larangan

Hai Tribun Jateng, Jalan Walisongo pas di tikungan banyak kendaraan umum yang naik dan menurunkan penumpang. Padahal di situ ada rambu S coret (dilarang berhenti) di seberang jalan juga ada kantor polisi. Tapi kenapa tidak ditegur. Sedangkan di dekat situ sekitar 25 meter ada halte bus. Tolong ditertibkan karena ditempat itu lalu lintas sangat padat. Terima kasih. +6285876758xx

Jawaban
Terima kasih informasinya. Akan kami tindaklanjuti dan koordinasikan engan jajaran Satlantas Polrestabes Semarang. (rtp)

Winarko
Kasi Pemeliharaan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman

==================================

Perempatan Peterongan hingga Bangkong Bak Dianaktirikan

Kepada Yth. Pak Wali Kota dan dinas terkait. Kenapa untuk Jl.MT Haryono Semarang dari perempatan Peterongan sampai lampu merah Bangkong seperti dianaktirikan.
Kami sebagai warga yang sudah bertahun-tahun tinggal sudah cukup lama tidak ada penataan dan pembenahan sejak tahun 1980-an, biarkan terutama trotoar yang beralih fungsi menjadi lahan PK , jalur lambat menjadi tempat parkir serta sampah-sampah tanpa ada tempat sampah berserakan di bawah tiang2 listrik saja tiap pagi. Untuk saluran air yang dikembalikan asal2 saja dan banyak lubang-lubang juga. Sedangkan di Jl.MT.Haryono ini banyak sekolahan tiap pagi serta di jam-jam pulang sekolah banyak anak-anak yang berjalan harus berjalan di jalan mobil karena trotoar-trotoar yang tertutup tenda2 PKL. Jalan lambat yang digunakan utk lahan parkir. Mohon perhatiaannya terima kasih. Melly Nio. Nio.melly@gmail.com

Jawaban
Bapak ibu yang tinggal di sepanjang Jalan MT Haryono atau yang selalu melewati jalan tersebut. Untuk penataan PKL memang membutuhkan perencanaan yang matang.
Memang selama ini untuk pembinaan PKL juga sudah kami lakukan untuk selalu menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya. Secepatnya akan kami tertibkan dengan Satpol PP sehingga lokasi tersebut dapat tertata dengan baik. Terima kasih masukannya. (rtp)

Fajar Purwoto
Kepala Disperindag Kota Semarang

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help