Belum Lama Dibangun, Jalan Penghubung di Pagentan, Banjarnegara Longsor

"Masih bisa dilewati, cuma harus jalan kaki. Kendaraan gak berani lewat karena rawan,"katanya

Belum Lama Dibangun, Jalan Penghubung di Pagentan, Banjarnegara Longsor
Istimewa
Jalan penghubung di Desa Kayuares kecamatan Pagentan Banjarnegara putus karena longsor. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG COM, BANJARNEGARA - Pergerakan tanah kembali melanda sebagian wilayah Banjarnegara. Jalan pemghubung antar desa di Desa Kayuares Kecamatan Pagentan Banjarnegara ambles sepanjang kurang lebih 50 meter dengan kedalaman 1 hingga 3 meter, Rabu sore (31/1).

Akibatnya, jalan beton yang belum lama selesai pengerjaannya oleh pemerintah kabupaten Banjarnegara itu putus hingga ditutup sementara untuk semua kendaraan.

Wanidi, Ketua Desa Tangguh Bencana (Destana) Kayuares mengatakan, penutupan akses jalan itu untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan yang membahayakan pengguna jalan.

"Masih bisa dilewati, cuma harus jalan kaki. Kendaraan gak berani lewat karena rawan,"katanya, Kamis (1/2)

Akibat dari bencana ini, mobilitas warga terhambat. Ekonomi warga terancam lumpuh karena jalan itu menjadi jalur perekonomian, di antaranya untuk mengangkut hasil pertanian.

Anak-anak sekolah juga mengalami kesusahan saat hendak berangkat atau pulang sekolah. Pasalnya, kendaraan yang ditumpangi para siswa tidak dapat melintasi jalan itu.

"Dari pemukiman jaraknya sekitar 100 meter,"katanya

Sebelumnya, jalan utama sebelah barat Desa Kayuares menuju Desa Kalikidang dan Karangtengah juga mengalami rusak parah karena tergerus longsor. Selain merusak jalan, pergerakan di wilayah itu juga merusak kebun salak warga.

Longsor itu bahkan mengancam beberapa rumah warga yang hanya berjarak sekitar 60 meter dari lokasi kejadian. Beberapa bangunan rumah warga telah retak sebagian karena pergerakan tanah.

Jalan ini juga menjadi akses penting warga untuk menuju desa dan kecamatan lain, juga ke kabupaten Banjarnegara.

"Yang jelas kerugian ekonomi, karena itu akses penting warga," katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help