TribunJateng/

Wakil Bupati Tegal Buka Bumijawa Festival

Bumijawa Festival dibuka Sabtu (3/2/2018) pagi di Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal

Wakil Bupati Tegal Buka Bumijawa Festival
Tribunjateng.com/Mamdukh Adi Priyanto
Wakil Bupati Tegal, Umi Azizah menunjukan buah hasil bumi warga desa cempaka kecamatan bumijawa kabupaten tegal kepada seorang warga negara asing pada acara bumijawa festival 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,SLAWI - Bumijawa Festival dibuka Sabtu (3/2/2018) pagi di Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.

Tari Topeng Endel dari Sanggar Gamelan Sekar Arum Desa Slarang Lor bersama dengan sang maestro tari Kabupaten Tegal, Sawitri ditampilkan sebagai acara pembuka festival budaya itu.

Wakil Bupati Tegal, Umi Azizah, yang membuka festival mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras, berkolaborasi melancarkan pelaksanaan acara.

"Ini adalah event perdana di Kabupaten Tegal yang berkelas internasional, namun tetap mengangkat rasa kearifan lokal," kata Umi dalam keterangannya.

Mudah- mudahan, lanjutnya, dengan diselenggarakannya Bumijawa Festival semakin menambah khasanah kepariwisataan Kabupaten Tegal.

Terutama menyangkut destinasi wisata desa yang akan berdampak pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan citra kepariwisataan Kabupaten Tegal.

Selain itu, dengan festival yang bernuansa pedesaan ini diharapkan tidak hanya mampu menyedot animo pengunjung atau wisatawan, akan tetapi juga ajang pembuktian bahwa masyarakat desa mampu berperan sebagai pelaku sekaligus tuan rumah yang baik.

"Saya minta event semacam ini bisa diselenggarakan kembali untuk tahun-tahun berikutnya. Dan bisa direplikasi desa- desa lainnya di Kabupaten Tegal dengan keunggulan yang spesifik sebagai daya tariknya," ujarnya.

Sementara, Kepala Desa Cempaka, Abdul Khayyi mengatakan desanya memiliki ciri khas. Di antaranya dari makanan cukit yang mungkin tidak dimiliki daerah lain.

"Ada juga Tuk Pitu atau mata air berjumlah tujuh. Ini menjadi kekayaan desa kami," ucapnya.

Menurutnya, Desa Cempaka yang juga akan diluncurkan menjadi desa wisata itu diharapkankan dapat menjadi penggerak ekonomi di Kabupaten Tegal.

"Kami mewakili masyarakat desa menyampaikan dengan adanya Bumijawa Festival semoga dapat menjadi sinergi antara pelaku wisata dan pemda," imbuh Khayyi.

Seperti diketahui, festival ini selain menampilkan kesenian yang mendatangkan seniman lokal, juga dari mancanegara.

Tidak hanya seni pertunjukan, tapi juga sarasehan atau seminar pariwisata dengan mengundang narasumber Ari Suhandi dari Kementrian Pariwisata RI dan Prof Mohammad Baiquni, Direktur Pasca Sarjana Pariwisata UGM Yogyakarta dan Tim Hidora. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help