Abdal Hakim: RSUD Kardinah Tidak Membeda-bedakan Pasien Pengguna KIS dan BPJS Kesehatan

Abdal Hakim: RSUD Kardinah Tidak Membeda-bedakan Pasien Pengguna KIS dan BPJS Kesehatan

Abdal Hakim: RSUD Kardinah Tidak Membeda-bedakan Pasien Pengguna KIS dan BPJS Kesehatan
TRIBUNJATENG/BARE KINGKIN
Pemkot Tegal mengadakan dialog interaktif dengan warga di Kelurahan Panggung, Jumat (2/2/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - RSUD Kardinah Kota Tegal tegaskan tidak ada penolakan terhadap pasien pengguna Kartu Indonesia Sehat (KIS) maupun BPJS Kesehatan. Hal itu terungkap saat Pemkot Tegal mengadakan dialog interaktif dengan warga di Kelurahan Panggung, Jumat (2/2/2018) malam.

Hal tersebut diungkapkan oleh Abdal Hakim, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah.

"Tidak ada penolakan terkait pasien pengguna KIS maupun BPJS Kesehatan selama sesuai prosedur yang ada," terangnya malam itu.

Ia menjelaskan, RSUD Kardinah adalah RSUD rujukan. Prosedurnya, sebelum ke RSUD Kardinah harus melalui Pemberi Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (PPK I) bisa ke Puskesmas maupun Dokter keluarga, sebelum berobat ke Rumah Sakit.

"Kecuali untuk keadaan darurat," imbuhnya.

Untuk penanganan darurat, tanpa rujukan bisa langsung ditangani. Dari keterangan Abdal Hakim malam itu, untuk keadaan darurat mendapat pengecualian dan diberi waktu tiga hari untuk menyelesaikan terkait penggunaan BPJS Kesehatan ataupun KIS.

Dalam dialog interaktif ini, hadir jajaran forkompinda, OPD, camat, hingga lurah.

Abdal Hakim, Dirut RSUD Kardinah menerangkan, selama ini selama ini masih ada warga yang salah paham, yakni tanpa rujukan langsung bisa ke Rumah Sakit.

Plt Wali Kota Tegal, Nursholeh, mengutarakan pasien akan dilayani dengan maksimal tanpa membeda-bedakan apakah pasien BPJS Kesetahan dan KIS, ataupun tidak.

"Pemerintah akan medaftarkan 17.064 warga Kota Tegal kurang mampu yang belum terdaftar di BPJS Kesehatan padahal sudah terdata di Basis Data Terpadu (BDT)," tutur Nursholeh, Plt Wali Kota Tegal, pada kesempatan tersebut.

Pasalnya masih ada warga kurang mampu yang belum ter-cover Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pemerintah Kota Tegal akan mendaftarkan 17.064 warga kurang mampu yang telah terdata kesebut untuk bisa mendapatkan JKN. (*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help