Pemerintah Nilai Pendampingan PNS terhadap Keluarga Miskin Sulit Dilakukan di Brebes

Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes, Emaztoni Ezam, mengatakan usulan dari dewan tersebut sulit diterapkan di Brebes

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,BREBES - Terkait wacana dari legislatif soal pendampingan pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) terhadap keluarga miskin, pihak eksekutif mempunyai pandangan berbeda.

Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes, Emaztoni Ezam, mengatakan usulan dari dewan tersebut sulit diterapkan di Brebes.

"Wacana itu sebenarnya sangat bagus. Namun, kami pikir Kulonprogo berbeda dengan Brebes, agak sulit jika diterapkan di sini," kata Emastoni, Senin (5/2/2018).

Sebelumnya, Pansus DPRD Brebes melakukan studi banding ke Kulonprogo, DIY. Sepulan dari sana, mereka membawa 'oleh- oleh' wacana pendampingan satu PNS terhadap empat keluarga miskin di Brebes.

"Karena memang kemampuan finansial yang dimiliki setiap ASN berbeda-beda," terangnya.

Disisi lain, kehidupan ASN di Brebes sangatlah berbeda dengan para ASN yang berada di Pemkab Kulonprogo.

"ASN di sana (Kulonprogo) cenderung berkehidupan tidak konsumtif. Karena mereka dahulu berawal dari daerah termiskin. Untuk kemudian berubah menjadi seperti sekarang ini," ujar Toni, panggilan akrabnya.

Berdasarkan data dari Bagian Kemiskinan Pemkab Brebes, saat ini jumlah angka kemiskinan di Brebes mencapai 19.14 persen dari total jumlah penduduk Kota Bawang yang mencapai 2 juta orang.

Sementara ada sekitar 12 ribu ASN di Brebes. Jika seorang ASN mendampingi empat keluarga miskin, ada harapan sebanyak 48.000 keluarga miskin melangkah ke kehidupan sejahtera.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Brebes, Sudono, mengatakan pendampingan keluarga miskin tidak akan membebankan dan tidak menggunakan dana pribadi ASN.

"ASN memberikan pendampingan yang dilakukan mulai dari pendataan, pengarahan bagi keluarga miskin hingga mendapatkan pendapatan untuk hidup lebih sejahtera," jelasnya.

Wacana itu, kata dia, merupakan ikhtar yag bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Brebes.(*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help