Pemkot dan KPKNL Kota Tegal Rencanakan Zona Bebas Korupsi

Hal tersebut diungkapkan di acara Pembangunan Zona Integritas KPKNL Kota Tegal yang bebas dari korupsi.

Pemkot dan KPKNL Kota Tegal Rencanakan Zona Bebas Korupsi
TRIBUN JATENG/BARE KINGKIN KINAMU
Plt Wali Kota Tegal, Nursholeh, saat sambutan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) terkait perencanaan zoba anti korupsi, Selasa (6/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Plt Wali Kota Tegal, Nursholeh, menyampaikan kerja sama antara Pemkot Tegal dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPNL) harus terjalin baik di Jalan KS Tubun No. 12, Selasa (6/2/2018).

Kerja sama baik tersebut terkait aset dan lelang kekayaan daerah.

Hal tersebut diungkapkan di acara Pembangunan Zona Integritas KPKNL Kota Tegal yang bebas dari korupsi.

Nursholeh dalam kesempatan tersebut berpesan kepada Ketua KPKNL Tegal, Dwi Hariyanto, untuk membicarakan lebih dalam kepada seluruh staf KPKNL terkait zona bebas korupsi dan melayani masyarakat.

"Kepada kepala KPKNL Kota Tegal, silakan dilakukan internalisasi secara berkesinambungan. Saling mengingatkan dan menciptakan situasi yang kondusif dalam bekerja," terang Nursholeh, Plt Wali Kota Tegal, saat sambutan.

Baca: Kapal Cantrang di Kota Tegal Telah Terverifikasi, Namun Belum Bisa Melaut, Ini Alasannya

Dengan adanya perencanaan zona bebas korupsi yang diterapkan di KPKNL Tegal, Tavianto Nugroho Kepala Kanwil Direktorat Jendral Kekayaan Negara (DJKN) Jateng dan DIY mengungkapkan KPKNL Tegal juga bisa mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Ada indikator penilaian yang harus dipenuhi oleh setiap kantor.

Di Indonesia baru tiga kantor KPKNL yang mendapat predikat tersebut yakni Jakarta V, Surabaya, dan Banda Aceh.

Untuk memberantas budaya korupsi, Plt Wali Kota Tegal mengemukakan kepada KPKNL Tegal untuk melakukan perubahan pola pikir, manajemen, ataupun budaya kerja.

"Penataan manajemen dan sumber daya manusia menjadi hal penting tercapainya predikat WBK dan WBBM," terangnya.

Selain itu, Nursholeh, Plt Wali Kota Tegal, juga menegaskan terkait progam pemerintah Kota Tegal di tahun 2018.(*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help