Tahun Baru Imlek

Hwat Sedih Bahan Dasar Kue Keranjang Khas Imlek Naik 100 Persen

Pada Tahun Anjing ini, pengrajin kue keranjang menghadapi kenyataan bahan-bahan kue keranjang naik drastis

Hwat Sedih Bahan Dasar Kue Keranjang Khas Imlek Naik 100 Persen
tribunjateng/akhtur gumilang
KUE KERANJANG - Proses pembuatan kue keranjang di kediaman Ong Eng Hwat Rabu (7/2/2018) di Kampung Kentangan Tengah, Kecamatan Semarang Tengah, Semarang, Jawa Tengah. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kue keranjang atau Nian Gao pasti tak luput dari perayaan Tahun Baru China atau Imlek.

Kue yang terbuat dari tepung ketan itu kerap beredar di pasaran saat menjelang Imlek pada tanggal 16 Februari 2018 mendatang.

Pada Tahun Anjing ini, para pengrajin kue keranjang menghadapi kenyataan bahwa bahan-bahan untuk bikin kue keranjang mengalami kenaikan.

Satu di antara yang merasakan dampaknya adalah pembuat kue keranjang yang berlokasi di Kampung Kentangan Tengah, RT 03/RW V, Kecamatan Semarang Tengah, Semarang, Jawa Tengah.

Proses pembuatan kue keranjang di Kota Tegal. Jelang Imlek 2017, produsen kue keranjang kebanjiran order dari berbagai daerah di Indonesia.
Proses pembuatan kue keranjang di Kota Tegal. Jelang Imlek 2017, produsen kue keranjang kebanjiran order dari berbagai daerah di Indonesia. (TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO)

Dia adalah Ong Eng Hwat, seorang pembuat kue keranjang yang menjadi penerus generasi ketiga dari neneknya.

Kepada Tribunjateng.com, Hwat mengeluhkan mahalnya harga kebutuhan pokok, khususnya bahan dasar untuk membuat kue keranjang.

Bahan dasar yang mengalami kenaikan harga sangat signifikan adalah beras ketan.

Kata Hwat, harga beras ketan ternyata melonjak hingga mencapai 100 persen.

"Sebelumnya Rp 14 ribu per kilogram. Sekarang harganya mencapai Rp 25 ribu. Naiknya sampai 100 persen. Hal Ini tentu membuat pesanan kue keranjang menurun cukup signifikan," kata Hwat kepada Tribunjateng.com, Rabu (7/2/2018).

Padahal menurutnya, kue keranjang merupakan makanan wajib saat Imlek tiba.

Kue keranjang itu berasal dari bahan-bahan seperti tepung ketan, beras, panili, dan gula.

Hwat mengungkapkan bahwa Kue Keranjang memiliki nilai filosofis budaya Tionghoa.

Rasa manis dan lengket di setiap gigitan kue itu mengandung makna mempererat rasa persaudaraan. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help