Airport Corner

Progres Pembangunan Bandara Baru Sudah Mencapai 31,8 Persen

Pembangunan terminal Bandara Ahmad Yani Semarang baru, kini, progres pembangunannya sudah mencapai 31,8 persen.

Progres Pembangunan Bandara Baru Sudah Mencapai 31,8 Persen
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Pekerja pengembangan terminal Bandara baru sedang mengelas instalasi di dalam terminal, Jumat (12/1). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pembangunan terminal Bandara Ahmad Yani Semarang baru terus berlangsung. Kini, progres pembangunannya sudah mencapai 31,8 persen.
Hal itu disampaikanProject Secertary Pengembangan Bandara Ahmad Yani, Jon Hendri, Selasa (6/2). Menurutnya, progres itu melebihi target yang direncanakan 26 persen. Sehingga pembangunan ada percepatan 5,1 persen.
"Untuk pekerjaannya sendiri telah dilakukan pemasangan plafon. Dinding-dinding kaca di ruang kedatangan telah dipasang," terangnya saat ditemui di kantor PPSRG Ahmad Yani Semarang, Jalan Puri Anjasmoro Blok D2 No. 1A Kecamatan Semarang Barat,Selasa (6/2).
Selanjutnya, kata dia, pemasangan atap terminal Bandara di zona satu hampir terselesaikan. Kemudian pemasangan lain telah sebagian besar terpasang.
"Jaringan intalasi mekanikal elektrikal dan pemipaan juga sudah hampir selesai," tuturnya.
Secara keseluruhan, Jon menegaskan bahwa struktur bangunan Bandara di zona satu hingga tiga hampir terselesaikan. Saat ini pihaknya sedang menggarap arsitektur bangunan.
"Pengertian arsitektur adalah penggarapan dinding, lantai, maupun, kaca," jelasnya.
Jon mengatakan pada bulan Februari 2018 pihak proyek sedang memfokuskan untuk menyelesaikan bangunan keberangkatan yang ada di zona I. Saat ini yang sedang dikebut pengerjaan di bagian check in counter.
"Sekarang lagi pemasangan rangka atap sedang proses. Setelah rangka mulai pemasangan atap," ujarnya.
Dikatakannya, faktor cuaca penyebab menghambatnya pembangunan. Selama ini kendala yang terjadi adalah akses menuju terminal menjadi terhambat.
"Kontruksi juga terhambat ketika pemasangan atap harus berhenti dahulu," imbuhnya.
Karena itu, untuk memastikan terminal Bandara baru dapat beroperasi Maret 2018,pihak Direktur PT Angkasa Pura I akan melakukan evaluasi diakhir Februari 2018.
Pihaknya akan memastikan kembali apakah terminal Bandara baru layak dioperasikan Maret 2018.
"Masalah beroperasi Bandara bukan hanya terminalnya saja melainkan pendukung Bandaranya juga," tandasnya.
Terpisah, General Manager Angkasa Pura I, Kol CPN Maryanto mengungkapkan, Dirut PT Angkasa Pura masih merencanakan bulan Maret 2018 terminal Bandara Ahmad Yani beroperasil. Namun akan dilakukan evaluasi kembali di Bulan Februari 2018 untuk apa saja yang mendukung maupun tidaknya bisa beroperasi di Bulan Maret 2018.
"Jika jatuhnya Bulan Maret 2018, tidak bisa dioperasionalkan, maka akan dilakukan perpanjangan dan diinformasikan kepada staff kepresidenan agar bisa mundur," ungkapnya.
Ia menandaskan, saat Menteri Perhubungan melakukan kunjungan posko Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, mengharapkan Lebaran 2018 Bandara Ahmad Yani dapat beroperasi.
"Kalau Lebaran kemungkinan bisa beroperasi meskipun minimum. Yang perlu dievaluasi paket 3 dan 4 karena menunjang operasionalnya Bandara baru. Kalau paket 5 bisa sambil jalan karena water management," tandasnya. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help