BURUAN! Bukopin Syariah Masih Buka Kesempatan Nabung Rp 500 Juta Gratis Umroh

Antusiasme itu nampak dari banyaknya nasabah yang ingin mengikuti program tersebut.

BURUAN! Bukopin Syariah Masih Buka Kesempatan Nabung Rp 500 Juta Gratis Umroh
ISTIMEWA
Kepala Caba‎ng Bank Syariah Bukopin Cabang Semarang, Imam Pamuji menyerahkan secara simbolis kunci motor kepada Dwi Yuli Agung sebagai nasabah program blokir tabungan hadiah umroh, beberapa waktu lalu.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Program Blokir Tabungan Hadiah Ibadah Umroh yang dilaksanakan pada periode 16 Oktober-31 Desember 2017 yang lalu mendapatkan antusiasme yang cukup tinggi.

Tim Leader Bisnis Bank Syariah Bukopin (BSB) Semarang, Rama Andhita Setiawan menjelaskan, ‎antusiasme itu nampak dari banyaknya nasabah yang ingin mengikuti program tersebut meski sudah berakhir di akhir tahun lalu.

"Ya banyak yang menanyakan program itu, meskipun sudah berakhir. Namun kami masih membuka kesempatan buat nasabah yang ingin mengikuti program tersebut," jelas dia, pada hari Kamis (8/2/2018).

Dia menjelaskan, ‎program blokir tabungan berhadiah umroh itu merupakan produk bank yang bisa mendapatkan hadiah langsung berupa umroh.

Caranya nasabah bisa mendapatkan umroh gratis hanya dengan menabung mulai dari Rp 500 juta.

"Menabung Rp 500 juta, nasabah sudah langsung mendapatkan hadiah umroh tanpa diundi. Minimal penyimpanannya selama 12 bulan‎," jelas dia.

‎Nasabah juga bisa memilih simpanan dana dalam jangka waktu yang lebih singkat yakni hanya tiga bulan. Namun dana yang harus disetorkan minimalnya sebesar Rp 6 miliar.

‎"Buat nasabah yang non muslim atau sudah berkali-kali umroh dan ingin diganti dengan produk lain motor atau mobil juga bisa," jelas dia.

Seperti halnya nasabah bernama Dwi Yuli Agung yang menyimpan dananya sebesar Rp 500 juta ‎dalam mengikuti program blokir tabung berhadiah umroh tersebut.

Pada tahun lalu, bukan hadiah umroh yang diambilnya, Dwi justru menggantinya dengan sepeda motor yang nilainya setara‎.

"Tahun lalu ada dua ‎nasabah yang ikut program ini. Satu nasabah lainnya menabung Rp 4 miliar, tapi tidak mau diekspos. Jadi total tahun lalu kami dapat Rp 4,5 miliar dari program itu," ujarnya.(*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved