TribunJateng/

Dana Hibah dan Bantuan Sosial Kabupaten Tegal di Tahun 2018 Meningkat

Acara ini digelar untuk sosialisasi secara teknis dan operasional kebijakan bantuan sosial dan dana hibah.

Dana Hibah dan Bantuan Sosial Kabupaten Tegal di Tahun 2018 Meningkat
HUMAS PEMKAB TEGAL
Suasana sosialisasi Dana Hibah dan Bantuan Sosial di Pendopo Amangkurat, Kamis (8/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal gelar sosialisasi bantuan sosial dan dana hibah di Pendopo Amangkurat, Kamis (8/2/2018).

Acara ini digelar untuk sosialisasi secara teknis dan operasional kebijakan bantuan sosial dan dana hibah.

"Kewajiban penerima hibah yakni menyampaikan laporan penggunaan dana hibah yang disertai dengan surat pernyataan tanggungjawab kepada Bupati dan ditembuskan kepada Pejabat Pengelolaan Keuangan Daerah (PPKD)," tutur Enthus Susmono, Bupati Tegal, saat sambutan.

Baca: Bupati Tegal Meresmikan Gedung Rawat Inap RSUD Surodadi

Enthus mengungkapkan jika bukti-bukti pengeluaran yang lengkap dan sah atas realisasi belanja dan hibah wajib disimpan penerima hibah sebagai objek pemeriksaan.

Dana hibah dan Bansos ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dari keterangan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kab. Tegal, Fakihurrokhim mengemukakan jika Bansos dan dana hibah proporsinya lebih banyak disalurkan di sarana dan prasarana pendidikan.

"Bansos dan hibah selama ini merupakan kebijakan daerah yang sangat membantu dan mendukung peningkatan kinerja pemerintah daerah dalam peningkatana Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sasaran hibah dan bansos banyak terkait dengan bidang pendidikan,"terangnya dalam sosialisasi tersebut.
Fakih mengungkapkan jika dana hibah dan bansos tahun 2018 lebih besar dari tahun 2017.
"Untuk tahun 2018 sampai saat ini dana bansos dan hibah mencapai Rp 45,94 miliar dengan jumlah penerima 310 lembaga," terang Fakih.

Di tahun 2016 dana hibah mencapai Rp 11,77 miliar sedangkan pada tahun 2017 meningkat menjadi Rp 18,80 miliar.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Tegal Suharmanto, menegaskan jika dana hibah dan bantuan sosial harus benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.(*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help